Renungan Harian

Refleksikan Kristiani: Ketika bencana melanda, hal terpenting apa yang harus dikejar?

Rekomendasi:Apakah Anda masih menunggu Tuhan Yesus datang di atas awan? Sebenarnya Tuhan Yesus telah kembali! Tanda-tanda kedatangan Tuhan ini dapat membuat kita mengkonfirmasi fakta bahwa Tuhan Yesus sudah kembali.


Wabah meletus kedua kali lagi. Menurut laporan berita, kasus terinfeksi di Indonesia telah melambung tinggi lebih dari 3.000 kasus dalam satu hari. Jumlah ini hanya adalah nomor yang telah terdeteksi, tetapi tidak ada yang tahu berapa banyak kasus yang belum terdeteksi. Selain itu, kasus dan kematian yang terkonfirmasi di seluruh dunia juga semakin meninggi. Ketika memikirkan orang-orang yang meninggal dalam wabah ini, tidak peduli seberapa kaya dan berkuasa mereka, mereka tidak dapat bertahan hidup dalam bencana. Selain wabah, bencana seperti banjir, gempa bumi, dan letusan gunung berapi di berbagai negara juga terus-menerus terjadi, yang menyebabkan banyak orang yang meninggal akibat bencana tersebut. Hal ini tidak hanya membuat kita berefleksi bahwa banyak orang yang selalu percaya bahwa memiliki uang adalah hal yang paling penting, oleh karena itu mereka menghabiskan banyak waktu untuk menghasilkan uang, akan tetapi dalam menghadapi bencana, bahkan jika memiliki banyak uang, mereka tidak dapat membeli kehidupan. Oleh karena itu, pengejaran apa yang paling penting bagi kita? Yang membiarkan kita mendapat kehidupan yang sejati?
Tuhan berfirman: “Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan.”
“Apakah dari tampilan luarnya firman yang dinyatakan Tuhan itu sederhana ataukah mendalam, semua ini adalah kebenaran yang sangat diperlukan manusia saat ia memasuki kehidupan; firman tersebut adalah sumber air kehidupan yang memungkinkannya bertahan hidup baik secara roh maupun daging. Firman tersebut menyediakan apa yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup; dogma dan kepercayaan untuk menjalani kehidupannya sehari-hari; jalan, sasaran, dan arah yang harus ia lalui untuk mendapatkan keselamatan; setiap kebenaran yang harus ia miliki sebagai makhluk ciptaan di hadapan Tuhan; dan setiap kebenaran tentang bagaimana manusia menaati dan menyembah Tuhan. Firman tersebut adalah penjamin yang memastikan keberlangsungan hidup manusia, juga merupakan roti untuk makanan sehari-sehari manusia, serta penopang kokoh yang memampukan manusia untuk menjadi kuat dan berdiri tegak. Firman tersebut kaya akan kebenaran tentang kemanusiaan normal sebagaimana dihidupi oleh manusia ciptaan, kaya akan kebenaran yang oleh karenanya manusia bebas dari kerusakan dan terelak dari jerat Iblis, kaya akan pengajaran tanpa henti, nasihat, dorongan, dan penghiburan yang diberikan Sang Pencipta kepada manusia ciptaan. Firman tersebut adalah menara yang membimbing dan mencerahkan manusia untuk memahami segala hal yang positif, jaminan yang memastikan bahwa manusia akan hidup dan memiliki segala hal yang benar dan baik, tolak ukur yang digunakan untuk mengukur orang-orang, peristiwa-peristiwa, dan benda-benda, dan juga penanda navigasi yang memimpin manusia kepada keselamatan dan jalan terang.” “Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan.”
Saudara dan saudari, setelah membaca firman Tuhan, tahukah Anda jawabannya? Anda dapat mengetikkan jawaban Anda di area komentar, dan kita semua dapat berkomunikasi dan berdiskusi bersama.