Kesaksian Kristen

Kehidupan Orang Kristen: Berhenti dari kecanduan game sangatlah mudah(I)

Kesaksian kehidupan Kristen,Oleh Yixin Malaysia

Begitu dia sampai di rumah setelah bekerja, Yi Xin jatuh kelelahan ke sofa. Dia berpikir tentang mengapa dia tidak pernah bisa menjaga diri dari bermain game hari itu di tempat kerja dan dia dimarahi dan diberi peringatan oleh bosnya. Selama 23 tahun, Yi Xin sangat kecanduan game online sehingga dia tidak bisa lagi mengatakan fakta dari fiksi. Karakter yang dia mainkan dalam game tidak makan dan tidak tidur, mereka juga tidak perlu belajar atau bekerja, dan jadi ketika dia memainkan game ini, dia juga tidak makan atau tidur, dan dia membenci belajar dan bekerja. Lanjutkan membaca “Kehidupan Orang Kristen: Berhenti dari kecanduan game sangatlah mudah(I)”

Firman Tuhan

Tuhan Yesus Makan Roti dan Menjelaskan Kitab Suci setelah Kebangkitan-Nya

Tuhan-Yesus-makan-ikan(Lukas 24:30-32) Dan terjadilah demikian, saat Dia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, memberkatinya, lalu memecah-mecahkannya, dan membagikannya kepada mereka. Seketika itu juga mata mereka terbuka, dan mereka mengenal Dia; namun Dia menghilang dari pandangan mereka. Dan mereka berkata-kata seorang kepada yang lain, “Bukankah hati kita terbakar, ketika Dia berbicara dengan kita di jalan, dan ketika Dia menerangkan Kitab Suci kepada kita?” Lanjutkan membaca “Tuhan Yesus Makan Roti dan Menjelaskan Kitab Suci setelah Kebangkitan-Nya”

Firman Tuhan

Perkataan Yesus kepada Murid-murid-Nya Setelah Kebangkitan-Nya

pekerjaan penebusan,(Yohanes 20:26-29) Kemudian setelah delapan hari, murid-murid Yesus berkumpul kembali di dalam rumah itu dan Tomas bersama dengan mereka: lalu datanglah Yesus kepada mereka, sementara semua pintu terkunci dan Dia berdiri di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Damai sejahtera bagi engkau sekalian!” Lalu Dia berkata kepada Tomas: “Ulurkan jarimu dan lihatlah tangan-Ku, dan ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke lambung-Ku: dan jangan engkau tidak percaya lagi, tetapi percayalah.” Lalu Tomas menjawab dan berkata kepada-Nya: “Ya, Tuhanku.” Yesus berkata kepadanya: “Tomas, karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya: diberkatilah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Lanjutkan membaca “Perkataan Yesus kepada Murid-murid-Nya Setelah Kebangkitan-Nya”

Firman Tuhan

Teguran Tuhan Yesus terhadap Orang-orang Farisi

1. Penghakiman Orang-orang Farisi terhadap Tuhan Yesus

(Markus 3:21-22) Ketika teman-temannya mendengar hal itu, mereka keluar untuk mendapatkan-Nya: karena kata mereka, Dia sudah tidak waras. Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: “Dia kerasukan Beelzebul, dan dengan kekuatan pangeran Iblis Dia mengusir Iblis.” Lanjutkan membaca “Teguran Tuhan Yesus terhadap Orang-orang Farisi”

Firman Tuhan

Harga yang Dibayar oleh Ayub Di Sepanjang Masa Hidupnya

Ayub-merasakan-segalanya(Ayub 42:7-9) Dan kemudian, setelah Yahweh mengucapkan firman itu kepada Ayub, Yahweh berkata kepada Elifas orang Teman: “Murka-Ku menyala-nyala terhadap engkau dan kedua temanmu: karena engkau tidak mengatakan yang benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub. Karena itu sekarang kalian ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah korban bakaran bagi dirimu; dan hamba-Ku Ayub akan mendoakan engkau sekalian: karena Aku akan menerima permintaannya: supaya Aku tidak berurusan dengan engkau karena kebodohanmu, sebab engkau tidak mengatakan yang benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.” Lalu Elifas, orang Teman, dan Bildad orang Suah dan Zofar, orang Naama pergi dan melakukan seperti yang diperintahkan Yahweh kepada mereka: Yahweh juga menerima permintaan Ayub. Lanjutkan membaca “Harga yang Dibayar oleh Ayub Di Sepanjang Masa Hidupnya”

Firman Tuhan

Ayub Memberkati Nama Tuhan dan Tidak Memikirkan Berkat atau Bencana

Puji Tuhan,Ada sebuah fakta yang tidak pernah disinggung dalam kisah Ayub dalam Kitab Suci, yang akan menjadi fokus perhatian kita pada hari ini. Meskipun Ayub tidak pernah melihat Tuhan atau mendengar firman Tuhan dengan telinganya sendiri, Tuhan memiliki tempat dalam hati Ayub. Dan seperti apakah sikap Ayub terhadap Tuhan? Sikap Ayub, seperti disebutkan sebelumnya, adalah, “terpujilah nama Yahweh.” Berkatnya bagi nama Tuhan tanpa syarat, lengkap, dan tanpa alasan. Kita melihat bahwa Ayub telah memberikan hatinya kepada Tuhan, yang memungkinkannya untuk dikendalikan oleh Tuhan; Lanjutkan membaca “Ayub Memberkati Nama Tuhan dan Tidak Memikirkan Berkat atau Bencana”

Firman Tuhan

Iman Ayub kepada Tuhan Tidak Tergoyahkan Karena Tuhan Tersembunyi Darinya

Takut Akan Tuhan,Ayub Mendengar tentang Tuhan Hanya dari Kata Orang Saja

(Ayub 9:11) Lihat, Dia melewati aku, namun aku tidak melihat-Nya: bila Dia lalu juga, tetapi aku tidak melihat.

(Ayub 23:8-9) Lihatlah, aku maju, tetapi Dia tidak ada di sana; dan mundur, tetapi aku tidak bisa melihat Dia: kucari Dia sebelah utara, tempat Dia melakukan pekerjaan-Nya, tetapi aku tidak bisa melihat-Nya: Dia menyembunyikan diri di sebelah kanan, sehingga aku tidak bisa melihat Dia. Lanjutkan membaca “Iman Ayub kepada Tuhan Tidak Tergoyahkan Karena Tuhan Tersembunyi Darinya”

Firman Tuhan

Sang Pencipta Mengungkapkan Perasaan-Nya yang Sejati Bagi Umat Manusia

bagaimana cara bertobat, doa dan bertobat,Pembicaraan antara Tuhan Yahweh dan Yunus tidak diragukan lagi adalah ungkapan perasaan sejati Sang Pencipta bagi umat manusia. Di satu sisi hal ini memberitahu manusia tentang pemahaman Sang Pencipta akan semua ciptaan di bawah perintah-Nya; sebagaimana Tuhan Yahweh katakan, “Dan apakah Aku tidak boleh menyayangi Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari 120.000 orang, yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kiri; dan juga banyak sekali ternaknya?” Dengan kata lain, pemahaman Tuhan tentang Niniwe jauh dari pemahaman yang sepintas lalu. Lanjutkan membaca “Sang Pencipta Mengungkapkan Perasaan-Nya yang Sejati Bagi Umat Manusia”

Firman Tuhan

Peringatan dan Pencerahan yang Diberikan kepada Generasi Berikutnya oleh Kesaksian Ayub

Takut Akan Tuhan,Pada waktu bersamaan saat memahami proses yang digunakan Tuhan untuk sepenuhnya mendapatkan seseorang, orang-orang juga akan memahami tujuan serta makna penting penyerahan Ayub oleh Tuhan kepada Iblis. Orang tidak lagi terganggu oleh penderitaan Ayub, dan memiliki penghargaan yang baru terhadap makna pentingnya. Mereka tidak lagi khawatir tentang apakah mereka sendiri akan melalui pencobaan yang sama seperti Ayub, dan tidak lagi menentang atau menolak datangnya ujian dari Tuhan. Iman serta ketaatan Ayub, dan kesaksiannya dalam mengalahkan Iblis telah menjadi sumber bantuan dan pendorong sangat besar bagi orang-orang. Lanjutkan membaca “Peringatan dan Pencerahan yang Diberikan kepada Generasi Berikutnya oleh Kesaksian Ayub”

Firman Tuhan

Hubungan Antara Penyerahan Ayub oleh Tuhan kepada Iblis dan Tujuan Pekerjaan Tuhan

Takut Akan Tuhan,Meskipun kebanyakan orang sekarang mengakui bahwa Ayub itu tak bercela dan jujur, dan bahwa dia takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan, pengakuan ini tidak memberi mereka pemahaman yang lebih menyeluruh tentang maksud Tuhan. Pada saat yang sama mereka iri pada kemanusiaan dan pengejaran Ayub, mereka mengajukan pertanyaan berikut tentang Tuhan: Ayub begitu tak bercela dan jujur, orang sangat mengaguminya, jadi mengapa Tuhan menyerahkannya kepada Iblis dan membuatnya merasakan siksaan yang sedemikian dahsyatnya? Pertanyaan semacam itu pasti ada di hati banyak orang—atau lebih tepatnya, keraguan ini menjadi pertanyaan dalam hati banyak orang. Karena telah membingungkan banyak orang, kita harus membahas pertanyaan ini dan menjelaskannya dengan benar. Lanjutkan membaca “Hubungan Antara Penyerahan Ayub oleh Tuhan kepada Iblis dan Tujuan Pekerjaan Tuhan”