Kesaksian Kristen

Di Mana Seseorang Dapat Menemukan Rumah yang Damai Ketika Dia Terpaksa Menjadi Buronan?

Tuhan Yesus adalah inkarnasi Kristus. Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri dan bekerja dalam citra manusia normal, hanya sedikit orang yang mengenal-Nya. Lalu bagaimana kita harus memahami inkarnasi Kristus? Klik untuk masuk ke menu dan Anda akan tahu rahasia yang tidak Anda ketahui.

Dianiaya karena Iman Mereka kepada Tuhan, Mereka Pergi Bersembunyi dan Tidak Dapat Bertemu dengan Keluarga Mereka Lagi
Karena dia dan istrinya menyebarkan Injil, mereka ditahan oleh polisi PKT (Partai Komunis Tiongkok) selama dua minggu. Setelah mereka dibebaskan, polisi PKT akan datang sewaktu-waktu ke rumah untuk menginterogasi mereka. Polisi memperingatkan mereka bahwa, jika mereka terus percaya kepada Tuhan, mereka akan dijatuhi hukuman penjara, dan polisi mengatur penduduk desa untuk mengawasi dan mengikuti mereka. Polisi juga memasang kamera HD di setiap jalan keluar-masuk desa dan melakukan semua yang mereka bisa untuk mengawasi mereka. Setiap kali dia dan istrinya pergi menghadiri pertemuan gereja, mereka harus sangat berhati-hati, karena mereka takut diikuti oleh polisi dan membahayakan saudara-saudari mereka.

Tidak lama setelah itu, dia dan istrinya mendengar saudara-saudari berkata: “PKT (Partai Komunis Tiongkok) sekarang benar-benar marah. Untuk menciptakan zona ateis di Tiongkok dan sama sekali melarang kepercayaan beragama, PKT mulai mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menangkap dan menganiaya orang-orang Kristen, dan PKT ingin membawa orang-orang yang telah mereka tangkap sebelumnya dan menahan mereka untuk diinterogasi lagi. Penangkapan rahasia sudah terjadi di banyak tempat.”

Mendengar berita ini, dia menjadi sangat cemas. Baik dia dan istrinya telah ditangkap sebelumnya, sehingga tentu saja tidak aman bagi mereka untuk berdiam di rumah. Jika mereka meninggalkan rumah dan pergi bersembunyi, apa yang akan dilakukan putra mereka yang sedang kuliah? Namun jika mereka tidak meninggalkan rumah, polisi PKT pasti tidak akan membiarkan mereka lolos, sehingga mereka akan terus-menerus berada dalam bahaya ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara. Tuhan Yesus berkata: “Namun bila mereka menganiaya engkau di kota ini, larilah ke kota lain” (Matius 10:23). Mereka tidak bisa menunggu putra mereka kembali dari universitas, jadi mereka mengumpulkan beberapa barang dan pergi meninggalkan rumah. Untuk mengurangi bahaya mereka berdua ditangkap bersama, dia dan istrinya pergi bersembunyi di lokasi yang berbeda, dan mereka masing-masing melakukan tugasnya di gereja.

Selama berbulan-bulan berikutnya, dia sering merindukan putranya. Dia memikirkan betapa sedihnya putranya jika kembali ke rumah selama liburan untuk menemukan bahwa orangtuanya telah pergi … Ketika memikirkan hal ini, air matanya menggenang dan mengalir turun bahkan tanpa disadarinya. Dia sangat berharap bisa pulang ke rumah dan melihat putranya, tetapi bagi orang Kristen di Tiongkok, bahkan hak sekecil ini pun telah dirampas oleh pemerintah Tiongkok. Ketika dia memikirkan hal ini, kebenciannya terhadap pemerintah Tiongkok semakin meningkat, dan dia berpikir tentang bagaimana di negara-negara demokratis, orang boleh percaya kepada Tuhan secara bebas, dan seluruh keluarga dapat berkumpul bersama dan menyembah Tuhan—sungguh suatu kebahagiaan!

Dia membaca sesuatu yang ditulis dalam Kotbah dan Persekutuan mengenai Jalan Masuk Kehidupan, “Dunia ini gelap dan jahat, bangsa ini memaksa orang, dan pemerintahnya menganiaya orang. Mereka hanya memungkinkan orang untuk mengikuti jalan yang jahat, dan tidak membiarkan orang untuk mengikuti jalan yang benar. Dengan cara ini umat manusia menjadi rusak dan jahat, dan hal ini merupakan kenyataan yang tidak dapat diubah oleh siapa pun. Jadi, untuk mencari kebenaran dan menerima keselamatan di negara-negara di mana Iblis berkuasa, seseorang ditakdirkan untuk mengalami penganiayaan dan kesengsaraan dalam iman mereka kepada Tuhan. Jika mereka tidak tahan menanggung penderitaan ini, maka tidak ada cara lain bagi mereka untuk percaya kepada Tuhan.” Setelah membaca persekutuan ini, semakin besar kebencian yang bergejolak dalam hatinya terhadap rezim gelap PKT. Di negara yang diperintah oleh PKT, hal-hal jahat seperti perkelahian, pemukulan, pencurian, pembunuhan, dan pembakaran terjadi setiap hari; masyarakat berada dalam kekacauan, rakyat biasa tidak memiliki rasa aman dan pemerintah sama sekali tidak berdaulat. Akan tetapi, terhadap orang-orang yang percaya kepada Tuhan, yang mengikuti Tuhan dan berjalan di jalan yang benar, PKT menaruh kebencian yang mendalam bagi mereka dan tidak ragu-ragu mengerahkan semua kekuatan polisi untuk menangkap dan menganiaya orang-orang Kristen–PKT membiarkan orang berjalan di jalan kejahatan, bukannya di jalan kehidupan yang benar. Orang ditakdirkan untuk menanggung sakitnya penganiayaan dan kesulitan jika mereka percaya kepada Tuhan di negara di mana kejahatan berkuasa. Dia dulunya merupakan bagian dari keluarga yang bahagia, tetapi karena dia percaya kepada Tuhan dan menjalani jalan kehidupan yang benar, dia dianiaya oleh PKT, dia dan istrinya tidak bisa pulang ke rumah mereka sendiri, dan mereka menjadi terpisah dari keluarga mereka. Mereka hidup dalam kecemasan dan kerinduan selama berhari-hari dan bermalam-malam yang tak terhitung jumlahnya, dan semua kesakitan ini telah disebabkan oleh pemerintah Tiongkok. Setelah tiba pada pemahaman ini, imannya untuk mengikuti Tuhan terpicu—seberapa pun parahnya PKT mungkin akan menganiaya dia, dia akan mengikuti Tuhan sampai akhir.

pria kristen membaca firman TuhanIstrinya Ditangkap, dan Firman Tuhan Memberikan Iman kepadanya Selama Dia Lemah
Gerejanya dan gereja yang dihadiri istrinya tidak jauh dari satu sama lain, dan dia dapat menghadiri pertemuan gereja yang sama dengan istrinya setiap dua hingga empat minggu sekali, sehingga hal ini membantunya agar tidak terlalu khawatir akan istrinya.

Perluas Bacaan Anda
Kesaksian Kristen

Rohku Merana dalam Kegelapan, tetapi Secara Kebetulan Aku Menemukan Kelas Pelajaran Alkitab yang Istimewa

Rohku Merana dalam Kegelapan, tetapi Secara Kebetulan Aku Menemukan Kelas Pelajaran Alkitab yang Istimewa

“Ibu, Ibu, bagaimana engkau bisa tertidur lagi?”

Ketika putriku membangunkan aku, aku menyadari bahwa aku telah tertidur lagi selama berdoa, dan aku merasa sangat bersalah. Aku menampar kakiku yang sudah mati rasa karena berlutut begitu lama, lalu berdiri dan berjalan ke jendela. Ketika aku memandang bulan yang terang dan cerah yang tergantung di langit malam, aku mau tidak mau teringat akan masa laluku.

Aku mulai percaya kepada Tuhan ketika masih muda, dan itu sudah 35 tahun yang lalu. Karena penyerapanku yang mendalam terhadap Alkitab, aku menjadi pengurus Asosiasi Pemuda Kristen di gerejaku, serta guru Sekolah Minggu, dan aku selalu melayani Tuhan dengan bersemangat. Namun demikian, selama beberapa tahun terakhir, aku merasa rohku semakin lama semakin kering, aku merasa Alkitab tidak terlalu memberikan kepadaku penerangan, dan aku tidak bisa mengerahkan banyak energi ketika memimpin saudara-saudari dalam kelas pelajaran Alkitab. Aku rindu agar pendeta bisa memberikan makanan rohani kepadaku dengan kotbahnya, tetapi dia selalu memberitakan hal-hal lama yang sama tanpa terang yang baru sama sekali. Aku tidak menikmati apa yang kudengar, dan rohku tidak diberi makan. Sebagian besar jemaat yang setia datang untuk mendengarkan kotbah pendeta sekadar untuk menjalankan ibadah keagamaan dan memenuhi kewajiban saja. Hampir tidak ada yang benar-benar menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran, dan situasi di gerejaku yang sudah buruk menjadi semakin buruk saja. Menghadapi keadaan ini, aku terus mempelajari Alkitab dengan harapan untuk menemukan jalan untuk mendapatkan kembali imanku, tetapi aku tetap tidak memperoleh apa-apa. Pada waktu itu, aku sering berpikir, “Rohku sekarang telah tenggelam amat dalam, dan aku bahkan tertidur selama berdoa. Apakah aku masih percaya kepada Tuhan? Akankah Tuhan meninggalkan aku?” Aku merasa sangat tertekan di dalam diriku, dan yang bisa kulakukan hanyalah terus berseru memanggil Tuhan, meminta-Nya untuk membimbingku.

Suatu hari di bulan September 2017, aku bertemu Saudara Wang di Facebook dan setelah itu, kami sering membahas pemahaman kami tentang Alkitab. Saudara Wang memiliki pemahaman yang sangat murni tentang Kitab Suci, dan caranya bersekutu mampu memberikan kepadaku penerangan yang benar-benar jelas. Dia memecahkan banyak masalah yang sebelumnya menggangguku, dan ketika aku mendengarkannya, aku merasa hatiku dipenuhi dengan terang. Agar mampu lebih memahaminya, aku mengambil inisiatif dan meminta diundang ke dalam kelas pelajaran Alkitab online mereka. Setelah lebih dari sebulan bertukar pikiran secara online, rohku merasa sangat terpuaskan dan aku jadi memahami banyak tentang nubuatan Alkitab dan kehendak Tuhan. Mereka juga mengirimi aku beberapa firman yang seperti mata air segar yang mengalir ke dalam hatiku dan menyirami rohku yang kering; aku menjadi sangat menanti-nantikan pertemuan kami.

Lanjutkan membaca “Rohku Merana dalam Kegelapan, tetapi Secara Kebetulan Aku Menemukan Kelas Pelajaran Alkitab yang Istimewa”
Renungan Harian

Doa Kristen: bagaimana cara berdoa agar dijawab Tuhan

Tuhan Yesus pernah berkata: “Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang engkau inginkan, ketika engkau berdoa, percayalah bahwa engkau telah menerimanya, dan engkau akan memilikinya” (Markus 11:24). Tetapi sekarang banyak saudara orang Kristen tidak merasakan kehadiran Tuhan dalam doa. Tidak ada pencerahan ketika membaca Alkitab dan tidak ada penerangan Roh Kudus ketika berdoa; Lemah dan negatif, tidak ada keyakinan setelah doa, berdoa untuk pemulihan gereja, setelah berdoa gereja masih sepi, dan sebagainya. Kita juga dengan tulus berdoa kepada Tuhan, mengapa Tuhan tidak mendengarkan doa kita? Bagaimana doa Kristen dapat didengar oleh Tuhan?

Lanjutkan membaca “Doa Kristen: bagaimana cara berdoa agar dijawab Tuhan”
Kesaksian Kristen

Saya memiliki kekayaan lebih berharga daripada uang

Oleh Saudari Shunxin, Thailand

Catatan Editor: Jika engkau memiliki seseorang seperti ini dalam hidupmu, seseorang yang ingin menjadi kaya tetapi tidak pernah berhasil, dan yang hidupnya tersiksa, bagaimana engkau harus membantunya melepaskan diri dari kesengsaraannya? Berikut ini pengalaman sang penulis, Shun Xin, yang kesulitannya persis seperti ini, tetapi sekarang ini dia dapat mengevaluasi keuntungan dan kerugian keuangannya dengan hati yang tenang, dan telah menemukan harta yang lebih berharga daripada kekayaan. Bagaimana dia keluar dari siksaannya? Dan apakah kekayaan yang lebih berharga daripada uang ini? Mari kita temukan hal-hal ini melalui ceritanya.

Berjuang Sia-sia untuk Menjadi Kaya
Aku mengalami perasaan malu karena kemiskinan dan kesulitan hidup saat masih kanak-kanak, jadi aku bertekad untuk belajar keras dan menjadi kaya di masa depan, untuk menikmati kekayaan dan kemewahan, dan membuat orang lain mengagumi dan menghormatiku. Setelah lebih dari sepuluh tahun belajar dengan pahit, aku hanya bisa masuk ke universitas kelas tiga, tetapi aku tidak berkecil hati. Aku percaya bahwa selama aku bekerja keras, aku tetap bisa menjadi kaya.

Lanjutkan membaca “Saya memiliki kekayaan lebih berharga daripada uang”
Kesaksian Kristen

Singkirkan belenggu uang, temukan kebahagiaan sejati

Aku Bekerja Keras Menghasilkan Uang agar Aku Dapat Menjadi Kaya Raya

Ketika aku menikah dengan suamiku, kami sangat miskin dan sering dihina oleh orang lain, dan aku bertekad untuk menghasilkan lebih banyak uang agar kami dapat segera pindah ke sebuah gedung apartemen dan membungkam mulut mereka yang telah memandang rendah kami. Karena itu aku pergi bekerja di pabrik pengolah wol di luar kota dan aku bekerja membersihkan helai-helai wol dari drum. Mesin berputar sangat cepat, jadi jika tanganku tidak cukup cepat bergerak maka aku akan tersapu ke dalam mesin dan mati. Namun demi mendapatkan lebih banyak uang, aku mempertaruhkan diri untuk menempuh resiko yang fatal ini dan terus bekerja di dalam shift-shift tambahan. Biasanya, untuk menghemat waktu dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, aku akan makan sambil bekerja, dan aku hanya tidur sekitar tiga atau empat jam semalam. Suatu malam ketika aku sedang bekerja di shift tambahan, aku tertidur ketika mesin masih berjalan. Untungnya, suamiku melihat hal ini ketika dia mengakhiri shift-nya dan kecelakaan pun dapat dihindari.

Meskipun kadang-kadang aku merasa amat lelah, aku hanya perlu melihat uang yang telah kuhasilkan dari kerja kerasku dan hatiku kemudian menjadi tenang. Aku selalu berpikir: “Uang bukan segalanya, tetapi tanpa uang, engkau tidak bisa melakukan apa pun” dan “Uang membuat dunia berputar.” Tidak ada yang sepenting menghasilkan uang. Selama aku punya uang, aku bisa memperoleh rasa hormat dari orang lain dan menjalani kehidupan yang aku inginkan; aku bersedia untuk mencapai hal ini tidak peduli berapa banyak yang harus kuderita. Dengan cara ini, tujuh tahun berlalu dengan cepat dan kami berhasil menabung puluhan ribu yuan. Putra kami juga sudah menikah dan memiliki putra sendiri, dan hari-hari kami berlangsung dengan bahagia. Namun, kadang-kadang, aku masih merasakan ketidakpuasan yang mengganggu. Ketika aku melihat orang lain membeli rumah dan mobil mewah di kota besar, aku ingin terus bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak uang, berusaha untuk meningkatkan taraf hidupku ke rumah yang lebih besar dan mengendarai mobil yang mewah.

Lanjutkan membaca “Singkirkan belenggu uang, temukan kebahagiaan sejati”
Firman Tuhan

Firman Tuhan Harian – “Visi Pekerjaan Tuhan (3)” – Kutipan 39

Video lagu rohani Kristen terbaru ini akan membawa Anda untuk mengenal kasih dan keselamatan Tuhan.

Tuhan Yesus yang kita rindukan telah kembali! Apakah Anda ingin memahami penampakan dan pekerjaan Tuhan di akhir zaman? Apakah Anda ingin mendapatkan keselamatan Tuhan pada akhir zaman? Jangan sungkan…

Tuhan Yesus yang kita rindukan telah kembali! Apakah Anda ingin memahami penampakan dan pekerjaan Tuhan di akhir zaman? Apakah Anda ingin mendapatkan keselamatan Tuhan pada akhir zaman? Jangan sungkan untuk menghubungi kami.

Perluas Bacaan Anda

Renungan Harian

Bagaimana Cara Orang Kristen Berdoa Dapat Efektif

Ingin tahu bagaimana berdoa agar didengar Tuhan? Maka jangan lewatkan lirik lagu doa ini, Anda bisa menemukan caranya setelah membacanya!

Jilin, Zhang Liang

Sebagai orang Kristen, doa adalah kursus wajib kita sehari-hari dan satu-satunya cara bagi kita untuk mendekati Tuhan. Tuhan Yesus berkata: “Dan segala sesuatu, apa pun yang kamu minta dalam doa dengan percaya, pastilah kamu akan menerimanya” (Matius 21:22). Dari sini kita bisa pahami bahwa apapun masalah atau kesulitan yang kita hadapi, selama kita benar-benar berdoa kepada Tuhan, Tuhan akan mendengarkan doa kita dan membantu kita mengatasi kesulitan. Tetapi ada saudara dan saudari bertanya, mengapa terkadang mereka tidak mendapat tanggapan dari Tuhan setelah berdoa. Bagaimana berdoa yang efektif? Mari kita bersekutu bersama tentang tiga cara berdoa. Selama kita menguasai ketiga unsur berdoa ini, Tuhan pasti akan mendengarkan doa-doamu.

Lanjutkan membaca “Bagaimana Cara Orang Kristen Berdoa Dapat Efektif”
Misteri Alkitab

Menafsirkan kembali “Dibenarkan oleh iman”, saya menyambut kembalinya Tuhan

Percaya pada Tuhan yang Benar, Hatiku Dipenuhi Kedamaian dan Sukacita
Keluargaku dulunya beragama Buddha, tetapi pada tahun 2004, kami bersama bibiku pindah agama menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Pada saat itu, aku menyadari bahwa umat manusia diciptakan oleh Tuhan, dan bahwa kelangsungan hidup manusia hingga saat ini adalah karena penyaliban Tuhan Yesus demi menebus kita; aku merasa bahwa kasih Tuhan benar-benar hebat. Secara khusus, aku tersentuh saat melihat para misionaris memberitakan injil, mengunjungi saudara-saudari mereka, dan tanpa pamrih membantu saudara-saudari mereka yang kesulitan. Jadi, aku dibaptis menjadi orang Kristen. Setelah percaya kepada Tuhan, aku senang membaca Alkitab dan mendengarkan khotbah, dan saat itulah aku membaca ayat-ayat Alkitab: “Sebab dengan hati, orang percaya kepada kebenaran; dan dengan mulut, pengakuan kepada keselamatan dibuat” (Roma 10:10). “Karena dibenarkan oleh iman, kita hidup dalam damai bersama Tuhan melalui Tuhan kita, Yesus Kristus” (Romas 5:1). Aku merasa bahwa Tuhan telah memberi kami begitu banyak kasih karunia. Hanya dengan percaya kepada Tuhan Yesus, kita bisa disebut orang yang benar, dosa-dosa kita sudah ditebus, dan diangkat ke kerajaan surga ketika Tuhan datang. Ini berkat yang luar biasa! Aku bersumpah untuk memiliki iman sampai akhir. Tidak peduli lingkungan seperti apa yang aku temui, aku akan berdoa, membaca Alkitab, dan tetap hidup di hadapan Tuhan. Setelah itu, aku membaca Alkitab dengan serius setiap hari, aktif mengikuti kebaktian, dan hatiku dipenuhi dengan kedamaian, sukacita, dan kepercayaan diri.

Lanjutkan membaca “Menafsirkan kembali “Dibenarkan oleh iman”, saya menyambut kembalinya Tuhan”
Misteri Alkitab

Gereja manakah yang diangkat ketika Tuhan Yesus datang? Bagaimana kita menemukannya?


Oleh Youxin

Seperti yang kita ketahui, gereja Filadelfia yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu adalah gereja yang diangkat sebelum bencana besar. Saat ini, bencana ada di mana-mana, dan hanya dengan menemukan gereja Filadelfia, kita akan dapat diangkat di hadapan takhta Tuhan sebelum bencana besar tiba. Apakah Anda tahu karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh gereja Filadelfia? Dan bagaimana kita dapat menemukan gereja ini? Mari kita membahas dan menjelajahi masalah ini berikut.

Nubuat dalam Kitab Wahyu, “Dan kepada malaikat gereja di Filadelfia tuliskan; Beginilah kata …. Karena engkau telah memegang firman-Ku tentang kesabaran, maka Aku akan melindungi engkau dari saat pencobaan, yang akan datang atas seluruh dunia, untuk menguji mereka yang diam di bumi. Sesunguhnya, Aku datang segera: peganglah erat-erat apa yang engkau miliki, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Dia yang menang akan Kujadikan pilar di dalam bait Suci Tuhan-Ku dan ia tidak akan keluar lagi: dan Aku akan menuliskan padanya nama Tuhan-Ku, dan nama kota Tuhan-Ku … yaitu Yerusalem Baru, yang turun dari sorga dari Tuhan-Ku dan Aku akan menuliskan nama–Ku yang baru padanya. Barangsiapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang Roh berucap kepada gereja-gereja” (Wahyu 3:7–13). Kita dapat melihat dari perikop ini bahwa gereja filadelfia memiliki tiga karakteristik.

Lanjutkan membaca “Gereja manakah yang diangkat ketika Tuhan Yesus datang? Bagaimana kita menemukannya?”
Renungan Harian

Renungan Kristen 2020:Saat Bencana Melanda, apa Kehendak Tuhan

Saat ini, bencana seperti gempa bumi, banjir, bencana belalang, kebakaran, wabah, kelaparan, dll… terus menerus menyebar, dan ruang lingkup penyebaran semakin luas, khususnya virus korona baru-baru ini telah menyebar luas ke semua negara di dunia, dan banyak orang telah tewas dalam bencana tersebut. Dalam menghadapi bencana yang sering terjadi, orang-orang kepanikan, ketakutan, dan kewalahan, sehingga mereka hanya dapat memanggil Tuhan tanpa henti untuk mendapatkan perlindungan. Sebagai orang Kristen harus renungkan, Tuhan mengijinkan bencana datang, apakah kehendak-Nya adalah hanya membiarkan kita memanggil Tuhan dan meminta perlindungan dari Tuhan? Apa niat baik Tuhan? Bagaimana kita bisa dilindungi Tuhan dalam bencana? Hari ini kita akan membahas dan berkomunikasi bersama sehingga kita dapat memahami niat baik Tuhan dan menemukan cara untuk dilindungi oleh Tuhan.

Renungan Orang Kristen: Apa yang Tuhan Peringatkan Melalui Bencana?

Sesungguhnya, Tuhan mengizinkan terjadinya bencana, dan itu adalah peringatan dan teguran Tuhan bagi kita, lalu apa peringatan-Nya untuk kita? Kita semua tahu, di dunia ini, umat manusia semakin jahat dan rusak, mereka semua hidup dalam makan, minum, dan berpesta, hidup dalam kenyamanan daging, manusia saling merampas dan bersaing demi keuntungan pribadi, penuh kebohongan dan kekerasan, manusia telah lama kehilangan martabat dan kepribadiannya, kehilangan hati nurani dan akal sehat, bahkan manusia sama sekali tidak mengakui keberadaan Tuhan, tidak banyak orang yang merindukan kebenaran, dan mengharapkan kemunculan terang sejati. Bahkan mereka yang percaya pada Tuhan mengikuti tren dunia untuk mengejar uang dan ketenaran, mereka serakah akan kenikmatan daging, mereka semua hidup dalam dosa dan sulit untuk dilepaskan. Kejahatan dan kerusakan umat manusia di dunia ini sama seperti di zaman Nuh .Tuhan Yesus pernah bernubuat : “Tetapi sama seperti pada zaman Nuh, begitu juga saat kedatangan Anak Manusia. ” (Matius 24:37). Dari perkataan Tuhan Yesus, dapat diketahui bahwa ketika kejahatan dan kerusakan umat manusia pada akhir zaman sama seperti di zaman Nuh, Tuhan telah datang kembali. Tetapi kerusakan manusia terlalu mendalam, tidak ada seorang pun yang bisa secara aktif mencari Tuhan, mencari penampakan dan pekerjaan Tuhan, bahkan jika seseorang telah mendengar kabar bahwa Tuhan telah datang kembali, dia juga tidak mengambil inisiatif untuk mencari dan menyelidiki. Tuhan mengizinkan terjadinya bencana, tujuan-Nya adalah untuk memperingatkan kita, untuk membangunkan hati kita yang telah mati rasa, agar kita melihat dengan jelas bahwa nubuat tentang kembalinya kedatangan Tuhan telah digenapi, dan Tuhan memang telah datang kembali. Kita harus segera mencari dan menyelidiki penampakan Tuhan, karena jika kita belum memyambut kedatangan Tuhan sebelum bencana, kita akan dihukum dan jatuh dalam bencana.

Bencana akhir zaman semakin besar. Bagaimana cara mencapai pertobatan sejati dan dilindungi oleh Tuhan dalam bencana? Silakan bergabung dengan grup untuk berkonsultasi secara online.

Renungan Orang Kristen: Bagaimana Menyambut Kembalinya Tuhan Yesus

Lanjutkan membaca “Renungan Kristen 2020:Saat Bencana Melanda, apa Kehendak Tuhan”