Firman Tuhan

TUHAN ADALAH SUMBER KEHIDUPAN MANUSIA

Rekomendasi:Klik tautannya, dan bagikan firman Tuhan harian dengan Anda, sehingga hubungan Anda dengan Tuhan lebih akrab!

Sejak engkau datang dengan menangis ke dalam dunia ini, engkau mulai melakukan tugasmu. Engkau mulai mengambil peranmu dalam rencana Tuhan dan dalam penetapan Tuhan. Engkau memulai perjalanan hidupmu. Apa pun latar belakangmu dan bagaimanapun perjalanan yang ada di hadapanmu, tak ada seorang pun yang dapat lolos dari penyelenggaraan dan pengaturan yang telah Surga siapkan, dan tak ada seorang pun yang dapat mengendalikan nasibnya, sebab hanya Ia, yang mengatur segala sesuatu, yang dapat melakukan pekerjaan tersebut. Sejak hari manusia diciptakan, Tuhan terus melakukan pekerjaan-Nya, mengelola alam semesta ini dan mengarahkan perubahan dan pergerakan segala sesuatu. Seperti semua hal lainnya, manusia dalam hening dan tanpa sadar menerima pemeliharaan yang manis dan hujan serta embun dari Tuhan. Seperti semua hal lainnya, manusia tanpa sadar hidup dalam pengaturan tangan Tuhan. Hati dan jiwa manusia berada dalam genggaman Tuhan, dan seluruh kehidupan manusia berada dalam pengamatan mata Tuhan. Entah engkau memercayainya atau tidak, setiap dan segala hal, baik hidup maupun mati, akan berganti, berubah, diperbarui, dan lenyap seturut pemikiran Tuhan. Beginilah cara Tuhan memerintah atas segala sesuatu.

Lanjutkan membaca “TUHAN ADALAH SUMBER KEHIDUPAN MANUSIA”
Kesaksian Kristen

Kami Telah Mendengar Suara Tuhan dan Menyambut Kembalinya Tuhan

Rekomendasi:Tuhan Yesus berkata, “Aku akan segera datang” Bagaimana kita bisa tahu jika Tuhan telah kembali? Silakan membaca artikel untuk memahami tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus.

Pada suatu hari musim panas di mana jangkrik terus berderik di atas pohon, di sebuah bangunan tempat tinggal, Jiayin dan Enhui sedang duduk di atas sofa dan sedang mengobrol.

Jiayin berkata kepada Enhui: “Baru-baru ini saya merenungkan bahwa tanda-tanda kedatangan Tuhan pada dasarnya telah tergenapi, dan tampaknya malapetaka akan segera terjadi, tetapi kami masih belum menyambut Tuhan.”

Lanjutkan membaca “Kami Telah Mendengar Suara Tuhan dan Menyambut Kembalinya Tuhan”
Renungan Harian

Apakah Anda tahu bagaimana Tuhan menampakkan diri dan melakukan pekerjaan-Nya pada akhir zaman?

Rekomendasi:Tanda-tanda kedatangan Yesus telah muncul, dan Tuhan Yesus sudah kembali! Sangat penting bagi kita untuk segera mencari jejak Tuhan Yesus!

Ketika berbicara tentang kedatangan Tuhan kembali, banyak orang mengira bahwa Tuhan akan datang kembali dengan awan-awan berdasarkan nubuat ini: “Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia” (Wahyu 1:7). “Lalu mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan besar” (Matius 24:30). Lalu, apakah hanya terdapat nubuat tentang kedatangan Tuhan kembali dengan awan yang dicatat di dalam Alkitab?

Lanjutkan membaca “Apakah Anda tahu bagaimana Tuhan menampakkan diri dan melakukan pekerjaan-Nya pada akhir zaman?”
Kesaksian Kristen

Tidak lagi Mendefinisikan Gender Tuhan, Akhirnya Saya Telah Menyambut Kembalinya Tuhan Yesus

Spanyol Ruyi

Apa hal yang paling disesalkan dalam hidup Anda? Bagi saya, tidak ada yang lebih dari hampir melewatkan kesempatan untuk menyambut Tuhan. Enam tahun yang lalu, saya telah mendengar suara Tuhan, tetapi karena saya hidup dalam konsep dan imajinasi saya sendiri dengan percaya bahwa Tuhan hanya bisa menjadi laki-laki, mustahil menjadi perempuan, jadi saya menolak kedatangan Tuhan kembali. Jika saya memiliki hati yang ingin mencari dan menyelidiki, saya akan menyambut Tuhan sejak lama. Jadi, saya benar-benar ingin memberitahu semua orang tentang pengalaman saya. Dengan ini saya harap kalian tidak mengulangi kesalahan seperti saya …

Lanjutkan membaca “Tidak lagi Mendefinisikan Gender Tuhan, Akhirnya Saya Telah Menyambut Kembalinya Tuhan Yesus”
Kesaksian Kristen

Ketika Saya Menderita Kesakitan dan Hidup Saya Redup, Tuhan Telah Menyelamatkan Saya

Rekomendasi:Apakah dalam kehidupan atau di tempat kerja, orang Kristen akan menghadapi frustrasi dan kegagalan, tetapi bagaimana kita mengalami pekerjaan Tuhan dan keluar dari lingkungan-lingkungan yang sulit? Silakan membaca kesaksian orang Kristen untuk temukan jalan.

Saya lahir di sebuah keluarga biasa di pedesaan. Sejak saya masih kecil, saya iri pada orang-orang kaya yang tidak perlu khawatir tentang makanan dan pakaian. Saat itu, saya diam-diam bertekad untuk menciptakan hidup yang bahagia dengan upaya saya sendiri. Saya percaya bahwa selama saya bekerja keras, saya akan dapat mengubah nasib saya dan menjalani hidup yang kaya.

Lanjutkan membaca “Ketika Saya Menderita Kesakitan dan Hidup Saya Redup, Tuhan Telah Menyelamatkan Saya”
Renungan Harian

Mengungkap Kebohongan PKT yang Mencemarkan Nama Baik Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sebagai Organisasi Buatan Manusia

Pertanyaan: Sekarang, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sedang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi. Namun, saya melihat beberapa situs web yang mengatakan bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa didirikan oleh seorang yang bernama Zhao dan merupakan organisasi buatan manusia berdasarkan kata-kata PKT. Apakah ini benar?

Jawaban: Halo! Untuk memecahkan masalah ini, mari kita pikirkan terlebih dahulu: Situs web ini mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa berdasarkan kata-kata pemerintah PKT. Seberapa besar kredibilitas dalam kata-kata PKT? Seperti yang diketahui oleh semua, PKT adalah rezim ateis yang tidak mengakui keberadaan Tuhan sama sekali. Ia tidak hanya mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi juga melabeli agama Kristen dan Katolik sebagai “kultus”, sehingga ia sewenang-wenangnya menekan dan menganiaya mereka, dan bahkan mulai menganiaya Gereja Tiga Pendirian yang dikelola pemerintah. Dapatkah Anda benar-benar mempercayai kutukan dari rezim Iblis yang menindas dan bermusuhan dengan Tuhan?

Seperti yang kita semua tahu, Kekristenan lahir dari penampakan dan pekerjaan Tuhan Yesus. Ketika Tuhan Yesus datang, Dia mengungkapkan banyak kebenaran dan melakukan pekerjaan penebusan. Banyak orang telah percaya dan mengikuti-Nya karena melihat apa yang Dia firmankan dan lakukan, dan dengan demikian gereja-gereja pada masa itu didirikan. Sampai akhir zaman, Injil Tuhan Yesus telah menyebar ke ujung bumi, dan gereja-gereja Kristen telah didirikan di setiap negara. Setiap kali Tuhan memulai tahap pekerjaan yang baru, maka terbentuknya gereja, dan gereja ini sepenuhnya berasal dari penampakan dan pekerjaan Tuhan. Demikian pula, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa didirikan karena penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, yaitu kembalinya Tuhan Yesus yang merupakan Kristus akhir zaman. Gereja ini terdiri dari semua orang yang benar-benar menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman dan ditaklukkan oleh firman Tuhan. Ia sepenuhnya didirikan oleh Tuhan Yang Mahakuasa secara pribadi, dan secara pribadi dipimpin dan digembalakan oleh-Nya, dan ia sama sekali tidak didirikan oleh siapa pun. Tuhan Yesus memberi kami janji: “Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan jika Aku pergi dan mempersiapkan tempat untukmu, Aku akan datang kembali, dan menyambut engkau, supaya di mana Aku berada, di situlah engkau juga berada” (Yohanes 14:3). Dia juga bernubuat bahwa: “Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak” (Matius 24:27). “Kedatangan Anak Manusia” yang disebutkan oleh Tuhan Yesus mengacu pada inkarnasi Tuhan di akhir zaman. Jadi, Tuhan pasti akan menampakkan diri dan bekerja dengan gambar Anak Manusia pada akhir zaman. Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman, dan Dia mulai menampakkan diri-Nya dan bekerja pada tahun 1991. Dia telah mengungkapkan kebenaran yang sebanyak jutaan kata di atas dasar pekerjaan Tuhan Yesus. Dengan ini, Dia telah melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman yang mulai dari rumah Tuhan untuk sepenuhnya menyucikan dan menyelamatkan umat manusia serta membebaskan mereka dari ikatan dosa. Ini tidak hanya memenuhi nubuatan kedatangan Anak Manusia, tetapi juga memenuhi nubuatan: “Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu” (Yohanes 16:12-13). “Dan Dia juga sudah memberikan kepada-Nya otoritas untuk mengadakan penghakiman, karena Dia adalah Anak Manusia” (Yohanes 5:27). “Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran” (Yohanes 17:17). Ini membuktikan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang telah kembali dan merupakan penampakan Kristus di akhir zaman.

Setelah Tuhan Yang Mahakuasa menampakkan diri dan memulai pekerjaan-Nya, mereka yang memiliki iman sejati kepada Tuhan dari semua agama dan denominasi melihat bahwa firman-Nya memiliki otoritas dan kekuatan, mengungkap misteri seperti enam Tuhan rencana pengelolaan seribu tahun, inkarnasi Tuhan dan nama Tuhan telah diungkapkan melalui penyelidikan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman dan membaca firman-Nya. Selain itu, firman-Nya secara menyeluruh menyingkapkan akar dosa kita, dan Ia merupakan kebenaran dan suara Tuhan. Dengan demikian, mereka menentukan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah kembalinya Tuhan Yesus, lalu mereka mengikuti jejak Tuhan dan kembali di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa. Dengan demikian, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dibentuk dan didirikan. Semua yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa berdoa dalam nama Tuhan Yang Mahakuasa, membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, menaati pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, mengagungkan Tuhan Yang Mahakuasa, dan menerima semua kebenaran dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia” yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Fakta-fakta ini cukup untuk membuktikan bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sepenuhnya muncul dari penampakan dan pekerjaan kembalinya Tuhan Yesus, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa, dan Ia sama sekali bukan organisasi buatan manusia. Jika tidak ada penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa tidak akan didirikan. Namun, pemerintah PKT menyangkal kebenaran tentang penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi mencipta desas-desus bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah organisasi buatan manusia. Ini tidak memiliki dasar dan tidak sesuai dengan fakta.

Selain itu, setiap kali Tuhan melakukan pekerjaan, Dia akan memakai beberapa orang untuk bekerja sama dengan-Nya. Siapa yang akan Tuhan pakai telah ditentukan oleh Tuhan dan juga secara pribadi ditunjuk dan disaksikan oleh Tuhan. Seperti di Zaman Hukum Taurat, Tuhan Yahweh telah memakai Musa dan mengumumkan hukum-hukum taurat melalui dia. Di Zaman Kasih Karunia, Tuhan Yesus secara pribadi memilih dan mendirikan dua belas murid dan memakai mereka untuk menggembalakan gereja Tuhan. Namun, orang-orang yang dipakai oleh Tuhan ini hanya bekerja sama dalam pekerjaan Tuhan dan mereka tidak dapat menggantikan Tuhan untuk melakukan pekerjaan-Nya. Bisakah kita menerima kepemimpinan dan penggembalaan Petrus, Yohanes dan murid-murid lainnya seperti orang-orang pada zaman tersebut dan mengatakan bahwa Kekristenan didirikan oleh para rasul dan merupakan organisasi manusia? Bukankah ini terlalu konyol? Demikian juga, ketika Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus di akhir zaman datang untuk bekerja, Dia secara pribadi menyaksikan orang yang dipakai oleh Roh Kudus. Orang-orang yang dipakai Tuhan membimbing dan menggembalakan umat pilihan Tuhan sesuai dengan firman Tuhan Yang Mahakuasa dan sedang memenuhi tugas mereka sebagai manusia. Tapi, Tuhan yang umat Kristen Gereja Tuhan Yang Mahakuasa percaya dan ikuti adalah Tuhan Yang Mahakuasa. Ini adalah fakta yang tidak bisa disangkal. Akan tetapi, PKT menyangkal bahwa kepemimpinan yang diterima oleh umat Kristen Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah berasal dari Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi bersikeras mengatakan bahwa gereja Tuhan didirikan oleh manusia dan merupakan organisasi buatan manusia. Bukankah ini kebohongan yang terang-terangan?

Mengapa pemerintah PKT terus mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dengan mengatakan bahwa gereja ini didirikan manusia dan merupakan organisasi buatan manusia? Mengapa ia tidak menyebutkan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa, yaitu Kristus akhir zaman telah mengungkapkan firman roh kudus kepada gereja-gereja, yaitu buku “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”? Mengapa ia tidak membiarkan orang-orang di dunia membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa dan mendengar apakah itu kebenaran dan suara Tuhan? PKT tidak mengizinkan orang untuk membedakannya sendiri, tetapi menyebarkan rumor secara langsung untuk mengutuk penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa. Hal ini menunjukkan bahwa niat pemerintah PKT adalah untuk mengalihkan perhatian orang dan membuat orang salah paham Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sebagai organisasi buatan manusia, sehingga tidak ada siapa pun yang berani menyelidiki penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi berdiri di sebelah ia untuk mengutuk dan menolak Tuhan Yang Mahakuasa. PKT juga menggunakan rumor yang diciptakan tentang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sebagai dasar untuk mewujudkan kemarahan publik sehingga dapat bersama untuk menekan gereja. Ini adalah taktik umumnya untuk melarang kepercayaan agama — pertama-tama menciptakan berita palsu dan menyebarkan desas-desus untuk memfitnah, dan kemudian dengan gilanya menekan dan menganiaya gereja. Kita harus melihat jelas esensi Iblisnya dalam melawan Tuhan. Jika kita kurang ketajaman untuk membedakan dan secara membabi buta mendengarkan kebohongan PKT, serta dikendali oleh kebingungan tipu daya dan kebohongan sehingga tidak berani menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman, maka kita dapat dengan mudah mengikutinya untuk melawan Tuhan, dan kita akan kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan.

Lalu apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi berbagai desas-desus yang diciptakan oleh PKT? Kita benar-benar tidak dapat mendengarkan kebohongannya, tetapi sebaliknya kita harus menyelidiki secara praktis untuk melihat apakah Tuhan Yang Mahakuasa adalah kembalinya Tuhan Yesus dan apakah pekerjaan-Nya adalah penampakan dan pekerjaan Tuhan. Tuhan Yesus berfirman, “Dan pada tengah malam terdengar teriakan, ‘Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya’” (Matius 25:6). “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku” (Yohanes 10:27). Firman Tuhan Yesus memberi tahu kita dengan jelas bahwa ketika kita mendengar teriakan “mempelai laki-laki datang” pada akhir zaman, kita harus secara aktif menyambut-Nya dan memperhatikan apakah itu suara Tuhan. Selama apa yang Dia ungkapkan adalah kebenaran dan suara Tuhan, kita dapat memastikan bahwa Dia adalah Tuhan itu sendiri. Jadi, sekarang kita harus fokus membaca ungkapan Tuhan Yang Mahakuasa, yaitu “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”, dan melihat apakah itu adalah ungkapan kebenaran dan suara Tuhan, maka kita dapat mengetahui dengan jelas apakah Tuhan Yang Mahakuasa adalah kembalinya Tuhan Yesus. Satu-satunya cara penerapan yang akurat adalah dengan menyambut kedatangan kembalinya Tuhan sesuai dengan firman-Nya. Bagaimanapun juga, desas-desus tidak akan tahan dengan penyelidikan praktis dari mereka yang mencari kebenaran.

Rekomendasi:Apakah kamu mengalami kesulitan dalam kehidupan nyata tetapi tidak ada jalan penerapan? Kami telah memilih banyak kesaksian Kristen yabg sangat rinci, termasuk Reuni dengan Tuhan, Peperangan Rohani, Pernikahan dan Keluarga,Tempat Kerja, Mendidik Anak-anak, Berkat yang mengagumkan, Renungan Harian. Mari kita lihat bagaimana saudara-saudari mengalami pekerjaan Tuhan, dan menemukan jalan dari pengalaman mereka!

Renungan Harian

Apakah Anda tahu pentingnya penghakiman Tuhan untuk keselamatan manusia?

Pertanyaan: Engkau bersaksi bahwa pada akhir zaman Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman-Nya untuk sepenuhnya menyucikan dan menyelamatkan manusia, tetapi setelah membaca firman yang dinyatakan oleh Tuhan Yang Mahakuasa, aku menemukan bahwa beberapa darinya menghukum dan mengutuk manusia. Jika Tuhan menghukum dan mengutuk manusia, bukankah manusia akan mengalami hukuman? Bagaimana engkau masih dapat berkata bahwa jenis penghakiman seperti ini menyucikan dan menyelamatkan umat manusia?

Lanjutkan membaca “Apakah Anda tahu pentingnya penghakiman Tuhan untuk keselamatan manusia?”
Renungan Harian

Korban penghapus dosa dari Tuhan Yesus telah mengampuni dosa manusia, lalu bisakah manusia masuk kerajaan surga?

Pertanyaan: Manusia memang berdosa, namun kurban penghapus dosa Tuhan Yesus selamanya berlaku. Selama kita mengakui dosa kita kepada Tuhan, Dia pasti mengampuni kita. Kita bebas dari dosa di hadapan Tuhan, jadi kita bisa memasuki Kerajaan Surga! Itu benar. Semua dosa kita akan dibebaskan oleh Tuhan Yesus. Kita pasti akan masuk Kerajaan Surga!

Jawaban:

Tuhan Yesus sudah mengampuni dosa manusia, namun bukan berarti manusia tidak memiliki dosa. Bukan berarti manusia sudah dibebaskan dari kendali dosa mereka atau mencapai kesucian. Tuhan Yesus mengampuni dosa manusia. Apa makna “dosa” dalam konteks ini sebenarnya? Itu merujuk pada perzinahan, pencurian, apa pun yang melanggar hukum, perintah, atau firman Tuhan, adalah dosa. Tindakan apa pun yang menentang, mengecam, atau menghakimi Tuhan, juga adalah dosa. Hujatan apa pun terhadap Tuhan adalah dosa, dosa yang tak dapat diampuni! Di Zaman Kasih Karunia, Tuhan Yesus menjadi kurban penghapus dosa bagi manusia. Hanya orang yang berdoa kepada Tuhan dan bertobat tidak akan dikutuk atau dihukum mati. Maksudnya, Tuhan tidak lagi memandang mereka sebagai pendosa. Orang yang sudah diampuni dosanya dapat langsung berdoa kepada Tuhan dan menikmati kasih karunia-Nya. Inilah arti “diampuni dosa-dosanya” yang sebenarnya. Walau dosa manusia sudah diampuni karena kurban penghapus dosa Tuhan Yesus, bukan berarti mereka sudah berhenti berbuat dosa dan menentang Tuhan. Sifat manusia berdosa tetap ada, sehingga tetap dapat menentang dan mengkhianati Tuhan dan menganggap-Nya musuh. Bagaimana orang semacam itu bisa layak memasuki Kerajaan Surga? Seperti yang dikatakan Tuhan Yang Mahakuasa: “Orang berdosa sepertimu, yang baru saja ditebus, yang belum diubahkan, atau disempurnakan Tuhan, mungkinkah engkau berkenan di hati Tuhan? Bagimu, engkau yang masih berada dalam diri manusia yang lama, memang benar bahwa engkau diselamatkan oleh Yesus, dan engkau tidak terhitung sebagai orang berdosa karena penyelamatan Tuhan, tetapi hal ini tidak berarti bahwa engkau tidak berdosa, dan tidak najis. Bagaimana mungkin engkau bisa kudus jika engkau belum diubahkan? Di dalam dirimu, engkau dipenuhi dengan kenajisan, egois dan kasar, tetapi engkau masih berharap untuk dapat turun bersama Yesus—enak sekali kau! Engkau melewatkan satu tahap dalam kepercayaanmu kepada Tuhan: engkau baru hanya ditebus, tetapi belum diubahkan. Agar engkau dapat berkenan di hati Tuhan, Tuhan harus langsung melakukan pekerjaan pengubahan dan pembersihan terhadapmu. Jika engkau hanya ditebus, engkau tidak akan dapat mencapai kekudusan. Dengan begini, engkau tidak akan layak mendapat bagian dalam berkat-berkat Tuhan yang baik, sebab engkau melewatkan satu tahap dalam pekerjaan Tuhan dalam mengelola manusia, yaitu tahap kunci berupa pengubahan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, engkau, seorang berdosa yang baru ditebus saja, tidak dapat langsung menerima warisan Tuhan.” (“Mengenai Sebutan dan Identitas” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”)

Pekerjaan penebusan Tuhan Yesus hanya mengampuni dosa manusia; namun tidak mengubah watak mereka yang rusak. Kesombongan, egoisme, keserakahan, tipu daya, dan berbagai aspek watak jahat dalam diri manusia tetap ada. Watak rusak ini lebih dalam daripada dosa; jauh lebih mencengkeram ketimbang dosa. Inilah akar perbuatan dosa dan perlawanan kita kepada Tuhan. Jika watak jahat yang rusak ini tidak diubah, manusia akan terus berdosa, menentang Tuhan, menghakimi dan mengecam-Nya menurut khayalan dan pemahaman mereka. Saat menderita dan dianiaya, mereka dapat menyangkal Tuhan dan bahkan mengkhianatinya seperti Yudas. Saat memegang kedudukan tinggi, mereka bisa mendirikan kerajaan sendiri dengan menentang Tuhan. Sebagian bahkan mencuri persembahan bagi Tuhan dan menyinggung watak-Nya; mereka akan dihukum dan dilenyapkan Tuhan. Sekarang, sebagian besar pendeta dan pemimpin kalangan beragama tidak tinggal di dalam firman Tuhan Yesus. Mereka menafsirkan Alkitab menurut pemahaman sendiri. Mereka menganggap perkataan manusia dalam Alkitab sebagai firman Tuhan. Mereka mengagungkan perkataan manusia, bukan bersaksi tentang firman Tuhan Yesus. Ini membuat orang percaya memuja dan mengikuti manusia, dan tak ada tempat di hati mereka bagi Tuhan Yesus. Orang percaya jadi terjebak dan dikendalikan dalam wewenang pemimpin agama. Terutama saat Tuhan Yesus datang kembali untuk melakukan pekerjaan penghakiman-Nya. Para pendeta dan pemimpin tidak mengejar atau mempelajari pekerjaan Tuhan. Mereka malah mengecam pekerjaan-Nya, menghakimi-Nya, dan menghujat-Nya. Mereka mengarang kebohongan untuk menipu orang percaya dan membentengi gereja. Mereka secara terbuka menyatakan Tuhan sebagai musuh dan menyinggung watak Tuhan. Ini perlawanan paling serius terhadap Tuhan. Dosa yang tak terampuni! Perilaku jahat mereka bahkan lebih mengerikan daripada perlawanan orang Farisi terhadap Tuhan Yesus! Karena itu, jika sifat manusia yang menentang Tuhan tidak diubah, kalau watak jahat mereka yang rusak tidak ditahirkan, mereka bisa melakukan perbuatan jahat apa pun untuk menentang Tuhan. Bagaimana orang semacam ini bisa memasuki Kerajaan Tuhan? Karena itu, sesuai rencana pengelolaan Tuhan untuk menyelamatkan manusia dan syarat sebenarnya manusia yang rusak, Tuhan mengungkapkan banyak aspek kebenaran berbeda di akhir zaman, dan menjalankan pekerjaan-Nya yang menggenapkan nubuat dalam Alkitab, “penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan,” dan menyelesaikan masalah pokok bahwa manusia yang rusak dikendalikan oleh sifat jahatnya. Itulah cara agar manusia dapat bertahap melepaskan diri dari watak jahatnya yang rusak, berhenti memberontak dan melawan Tuhan, menjadi mampu sungguh menaati dan menghormati Tuhan. Baru setelah itu, mereka bisa ditahirkan dan memasuki Kerajaan Surga.

Dikutip dari naskah film “Kenangan Menyakitkan”

Rekomendasi:Tanda-tanda kedatangan Tuhan sudah dinyatakan, lalu bagaimana kita seharusnya menyambut Tuhan Yesus?

Renungan Harian

Bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman, penyucian dan penyelamatan atas umat manusia di akhir zaman

Pertanyaan: Engkau bersaksi bahwa pada akhir zaman Tuhan menyatakan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman dan penyucian manusia; jadi, bagaimana sebenarnya Tuhan menghakimi, menyucikan dan menyelamatkan manusia?

Jawaban:

Orang-orang yang mencari dan menyelidiki jalan yang benar ingin memahami cara Tuhan Yang Mahakuasa melakukan penghakiman-Nya di akhir zaman. Tuhan Yang Mahakuasa telah menyampaikan banyak hal tentang kebenaran ini. Mari kita baca beberapa ayat firman Tuhan.

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: “Ketika Tuhan menjadi daging kali ini, pekerjaan-Nya untuk mengungkapkan watak-Nya, terutama melalui hajaran dan penghakiman. Dengan landasan ini, Ia membawa lebih banyak kebenaran kepada manusia, menunjukkan lebih banyak cara praktis, sehingga dapat mencapai tujuan-Nya untuk menaklukkan dan menyelamatkan manusia dari wataknya yang rusak. Inilah landasan di balik pekerjaan Tuhan pada Zaman Kerajaan” (Kata Pengantar, Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia).

Di akhir zaman, Kristus menggunakan berbagai kebenaran untuk mengajar manusia, mengungkapkan hakikat manusia, dan membedah kata-kata dan perbuatan-perbuatannya. Firman ini terdiri dari berbagai kebenaran, seperti tugas-tugas manusia, bagaimana manusia harus menaati Tuhan, bagaimana setia kepada Tuhan, bagaimana hidup dalam kemanusiaan yang normal, serta hikmat dan watak Tuhan, dan lain-lain. Firman ini semuanya ditujukan pada hakikat manusia dan wataknya yang rusak. Secara khusus, firman yang mengungkapkan bagaimana manusia menolak Tuhan diucapkan karena manusia merupakan perwujudan Iblis dan kekuatan musuh yang melawan Tuhan. Dalam melaksanakan pekerjaan penghakiman-Nya, Tuhan bukannya begitu saja menjelaskan tentang sifat manusia hanya dengan beberapa kata. Dia menyingkapkannya, menanganinya, dan memangkasnya sekian lama. Cara-cara penyingkapan, penanganan, dan pemangkasan ini tidak bisa digantikan dengan kata-kata biasa, tetapi dengan kebenaran yang tidak dimiliki oleh manusia sama sekali. Hanya cara-cara seperti ini yang dianggap penghakiman, hanya melalui penghakiman jenis ini manusia bisa ditundukkan dan diyakinkan sepenuhnya untuk tunduk kepada Tuhan, dan bahkan memperoleh pengenalan yang sejati akan Tuhan. Tujuan pekerjaan penghakiman agar manusia mengetahui wajah Tuhan yang sejati dan kebenaran tentang pemberontakannya sendiri. Pekerjaan penghakiman memungkinkan manusia untuk mendapatkan banyak pemahaman akan kehendak Tuhan, tujuan pekerjaan Tuhan, dan misteri-misteri yang tidak dapat dipahami manusia. Pekerjaan ini juga memungkinkan manusia untuk mengenali dan mengetahui hakikatnya yang rusak dan akar dari kerusakannya, dan juga mengungkapkan keburukan manusia. Semua hasil ini dicapai melalui pekerjaan penghakiman, karena substansi pekerjaan ini adalah pekerjaan membukakan kebenaran, jalan, dan hidup Tuhan kepada semua orang yang beriman kepada-Nya. Pekerjaan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Tuhan” (“Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”).

Pekerjaan yang Tuhan lakukan di zaman ini terutama untuk penyediaan firman-Nya untuk hidup manusia, penyingkapan hakikat sifat manusia dan watak manusia yang rusak, penghapusan konsep-konsep agamawi, pemikiran yang membeda-bedakan, pemikiran yang ketinggalan zaman, serta pengetahuan dan budaya manusia. Semua ini harus ditelanjangi dan dibersihkan melalui firman Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan menggunakan firman, bukan tanda dan keajaiban, untuk menyempurnakan manusia. Ia menggunakan firman-Nya untuk menyingkapkan manusia, menghakimi manusia, menghajar manusia, dan menyempurnakan manusia, supaya dalam firman Tuhan, manusia dapat melihat hikmat dan keindahan Tuhan, dan dapat memahami watak Tuhan, supaya melalui firman Tuhan, manusia melihat perbuatan-perbuatan Tuhan” (“Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”).

Tuhan memiliki banyak cara untuk menyempurnakan manusia. Dia menggunakan berbagai macam lingkungan untuk menangani watak rusak manusia, dan memakai bermacam hal untuk menyingkapkan manusia; suatu saat Dia menangani manusia, di saat lainnya Dia menyingkapkan manusia, menggali dan menyingkapkan berbagai ‘misteri’ di kedalaman hati manusia, dan menunjukkan kepada manusia natur dirinya dengan menyingkapkan banyak hal mengenai keadaannya. Tuhan menyempurnakan manusia melalui beragam cara—melalui penyingkapan, penanganan, pemurnian, dan hajaran—sehingga manusia bisa mengetahui bahwa Tuhan itu nyata” (“Hanya Mereka yang Bertumpu pada Pengamalan yang Dapat Disempurnakan” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”).

Dari firman Tuhan Yang Mahakuasa, kita melihat bahwa ketika menghakimi umat manusia yang rusak di akhir zaman, Tuhan memakai banyak aspek kebenaran dan watak benar yang Dia ungkapkan untuk menghakimi, menyingkapkan, dan menghukum sifat jahat manusia, untuk menahirkan dan mengubah watak jahat manusia dan menyelamatkan manusia dari pengaruh Iblis. Dalam penghakiman dan hajaran Tuhan yang megah dan penuh murka, kita merasa seolah-olah kita berhadapan muka dengan-Nya; kita dapat dengan jelas melihat sifat esensial dan fakta aktual dari perusakan kita oleh Iblis dan benar-benar memahami esensi kudus Tuhan dan watak benar-Nya yang tidak dapat disinggung. Hati yang takut akan Tuhan lahir dalam diri kita dan kita mengembangkan pemahaman yang nyata tentang Tuhan sementara pada saat yang bersamaan juga memahami banyak kebenaran. Ini memungkinkan watak hidup kita diubah, sehingga kita akhirnya bisa hidup dalam keserupaan manusia yang sejati dari seseorang yang jujur dan menaati Tuhan. Semua firman yang diungkapkan oleh Tuhan membuka banyak aspek kebenaran untuk umat manusia: watak Tuhan yang benar, apa yang Dia miliki dan siapa Dia, misteri rencana pengelolaan-Nya, informasi di balik tiga tahap pekerjaan Tuhan, tujuan dan kehendak Tuhan dalam keselamatan-Nya bagi umat manusia, akar dosa dan kebenaran kerusakan manusia, tempat tujuan dan hasil kesudahan manusia, dan sebagainya. Kebenaran-kebenaran ini adalah firman yang memberi kita kehidupan dan jalan kehidupan kekal. Ketika kita membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, kita merasakannya seperti pedang bermata dua, dengan keagungan dan murka Tuhan yang memancar dari setiap kata dan setiap baris. Firman ini menuding gagasan tentang Tuhan yang kita miliki di lubuk hati kita, tujuan tercela kita, dan niat licik dalam iman kita, bahkan racun jahat yang tersembunyi dalam sifat kita yang tidak kita ketahui pun diungkapkan, sehingga kita dapat melihat bahwa kita benar-benar rusak oleh Iblis. Kita hidup dengan racun, filsafat, logika, dan hukum Iblis dalam segala hal. Hati kita dipenuhi dengan kejahatan, kecongkakan, keserakahan, tipu daya, dan watak jahat lainnya. Kita semata-mata hidup dalam keiblisan; kita telah menjadi keturunan Iblis, keturunan naga merah besar, yang memberontak melawan Tuhan dan menentang-Nya. Setelah membaca firman penghakiman dan wahyu Tuhan, kita kagum kepada Tuhan, merasakan pengamatan-Nya atas hati kita yang paling dalam. Firman Tuhan menyerang sifat jahat kita dalam setiap aspek seolah-olah kita berhadapan muka dengan-Nya, kadang-kadang mengingatkan atau memperingatkan kita, kadang-kadang mencela kita, menangani kita, atau mendisiplinkan kita. Terkadang kata-kata Tuhan yang garang dipenuhi dengan kemarahan, dan di dalamnya kita melihat kebenaran dari kerusakan kita, membuat kita merasa tidak punya tempat untuk bersembunyi dan kita sangat dipermalukan. Pada saat yang sama, kita sangat merasakan bahwa firman Tuhan sungguh merupakan kebenaran, penuh kuasa dan otoritas, dan bahwa itu adalah wahyu dari watak Tuhan dan kehidupan-Nya. Esensi kudus Tuhan tidak dapat dinajiskan, dan watak benar-Nya tidak dapat disinggung. Kita tidak bisa tidak tersungkur di hadapan Tuhan dan bertobat kepada-Nya. Kita membenci sifat jahat kita sendiri, kita dipenuhi dengan penyesalan dan bersedia menerima penghakiman dan hajaran-Nya. Kita benar-benar yakin dan bertekad dalam hati kita untuk menjalani kehidupan baru untuk memuaskan Tuhan. Ini adalah hasil dari penghakiman firman Tuhan atas umat pilihan Tuhan. Setelah mengalami penghakiman dan hajaran seperti itu, mereka yang benar-benar percaya kepada Tuhan dan mengasihi kebenaran dapat memperoleh kebenaran dan disempurnakan oleh Tuhan. Mereka yang tidak mengasihi kebenaran dan tidak benar-benar mengalami penghakiman dan hajaran Tuhan pasti akan disingkirkan oleh-Nya.

Selagi Tuhan menghakimi dan menyingkapkan manusia melalui firman-Nya, Dia juga mempersiapkan berbagai keadaan dan peristiwa untuk menangani dan memangkas orang, menguji mereka, dan menyingkapkan mereka. Setelah mengalami fakta-fakta penghakiman, hajaran, didikan, dan pendisiplinan atas kita, kita mengenali bahwa sifat jahat dan watak jahat kita terlalu keras kepala. Ketika kita mengorbankan diri, menderita, dan membayar harga untuk Tuhan, kita masih bisa tanpa sadar memberontak dan menentang Dia. Di bawah penghakiman-Nya yang benar, megah, dan penuh murka, kita dengan jelas melihat penampakan iblis kita yang mengerikan, yang menolak Tuhan. Kita melihat bahwa kita adalah anak-anak neraka dan kita tidak layak untuk hidup di hadapan Tuhan. Hati kita sakit dalam penderitaan. Kita gemetar ketakutan dan menunjukkan penyesalan. Kita meninggalkan diri sendiri dan mengutuk diri kita sendiri. Saat kita benar-benar bertobat di hadapan Tuhan, Dia menganugerahkan belas kasihan dan toleransi kepada kita; Dia menerangi, mencerahkan, menghibur, dan mendukung kita sehingga kita dapat memahami niat baik keselamatan Tuhan bagi kita dan dapat mengenali keindahan-Nya. Kita menjadi bersedia hidup menurut kebenaran firman Tuhan untuk menghibur dan memuaskan-Nya. Penghakiman dan hajaran Tuhan memberi kita kejelasan tentang siapa yang Dia sukai, yang Dia selamatkan, yang Dia sempurnakan, yang Dia berkati, yang Dia benci, yang Dia singkirkan, dan yang Dia hukum dan kutuk, sehingga benar-benar memahami watak benar Tuhan. Setelah mengalami penghakiman dan hajaran Tuhan, kita benar-benar memahami bahwa kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan adalah penghakiman atas umat manusia yang rusak; itu adalah hajaran, pengamatan, dan penahiran. Tuhan harus menyingkapkan watak-Nya yang benar, megah, penuh murka, dan tidak dapat disinggung oleh sifat jahat umat manusia yang menentang Tuhan. Hanya dengan cara ini kita dapat mengembangkan hati yang takut akan Tuhan, mengejar kebenaran, mengasihi Tuhan, dan menaati dan menyembah-Nya, hidup dalam gambaran manusia sejati untuk memuliakan dan menjadi saksi bagi Tuhan. Ini adalah hasil dari penghakiman dan hajaran Tuhan. Sekarang kita semua harus mengerti bahwa bagi umat manusia yang benar-benar rusak, Tuhan harus menjadi manusia untuk mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman untuk menahirkan dan menyelamatkan umat manusia. Jika tidak, manusia yang rusak tidak akan selamat. Jika kita hanya berhenti dengan Zaman Kasih Karunia dalam iman kita dan menolak untuk menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, kita pasti akan disingkirkan dan dihancurkan. Ini mutlak.

Dikutip dari “Pertanyaan dan Jawaban Klasik mengenai Injil Kerajaan”

Halaman daftar firman Tuhan hari ini bagikan Firman Tuhan dengan Anda, bantu pertumbuhan kehidupan setiap orang Kristen, dan semakin memahami Tuhan!

Renungan Harian

Kita Harus Mendengarkan Suara Tuhan Dalam Menyelidiki Jalan yang Benar

Rekomendasi:Apakah Anda tidak mengerti banyak misteri kebenaran dalam Alkitab? Klik konten renungan harian kristen, dan setiap artikel akan membuat Anda lebih memahami kehendak Tuhan.

Sekarang, banyak orang yang percaya kepada Tuhan berharap untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali. Tetapi ketika mendengar berita tentang seseorang yang menyaksikan kembalinya Tuhan, beberapa orang tidak memperhatikan untuk mencari, menyelidiki dan mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan. Sebaliknya, mereka berpikir bahwa mereka harus bertanya kepada pendeta dan penatua. Ada orang yang berpikir bahwa mereka harus melihat penilaian pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap gereja ini. Apakah penerapan ini benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan? Jika kita tidak mendengarkan suara Tuhan, dan hanya mendengarkan pemerintah PKT serta pendeta dan penatua, bisakah kita menyambut Tuhan? Apa jalan penerapan yang benar untuk menyelidiki jalan yang benar? Mari kita berkomunikasi bersama.

Penerapan yang benar dalam menyelidiki jalan yang benar, sebenarnya Tuhan Yesus telah memberitahu kita. Tuhan Yesus berkata: “Dan pada tengah malam terdengar teriakan, ‘Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya’” (Matius 25:6). “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku” (Yohanes 10:27). “Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku” (Wahyu 3:20). Pasal 2 dan 3 dalam Kitab Wahyu juga banyak kali mengatakan: “Barang siapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja“. Dapat dilihat dari sini bahwa ketika Tuhan kembali di akhir zaman, Dia akan mengungkapkan firman Roh Kudus kepada gereja-gereja, Dia akan mengetuk pintu dengan berfirman. Siapapun yang bisa menyambut Tuhan dengan mendengarkan suara Tuhan adalah gadis yang bijaksana, dan bisa bersantap bersama Tuhan. Karena hanya Tuhan yang dapat mengungkapkan kebenaran dan mengungkapkan firman Roh Kudus kepada gereja-gereja, jadi sama sekali tidak akan salah jika kita mengenal Tuhan dengan mendengarkan suara Tuhan. Oleh karena itu, ketika kita mendengar seseorang berteriak “Mempelai laki-laki datang”, yang berarti kita mendengar seseorang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali, kita hendaknya secara aktif melakukan pencarian untuk menyambut Tuhan, mendengarkan apakah itu adalah ungkapan kebenaran, menerima dan mengikuti-Nya tanpa ragu-ragu selama kita mengenali suara Tuhan, untuk menyambut Tuhan. Sama seperti ketika Tuhan Yesus datang untuk bekerja, murid-murid seperti Petrus, Yohanes, dan Filipus, mereka tidak memperhatikan penilaian pemimpin agama orang-orang Farisi atas pekerjaan Tuhan Yesus dalam hal menyelidiki jalan yang benar, mereka juga tidak berada di bawah kendali dari pemerintah Romawi. Sebaliknya, mereka memperhatikan untuk mendengarkan khotbah Tuhan Yesus. Ketika mereka mendengar firman Tuhan Yesus memiliki otoritas dan kemampuan, dan dapat menyediakan orang kapan saja dan di mana saja, mereka percaya bahwa suara dan perkataan Tuhan Yesus adalah suara Tuhan, dan Tuhan Yesus adalah Mesias yang akan datang. Kemudian mereka mengikuti Tuhan dengan tegas. Pada akhir zaman, kita juga harus memperhatikan untuk menyambut Tuhan sesuai dengan cara yang Tuhan berikan kepada kita untuk mendengarkan suara Tuhan, sehingga sesuai dengan kehendak Tuhan.

Marilah kita berpikir tentang hal menyelidiki jalan yang benar dan menyambut kedatangan Tuhan kembali, apakah kita melakukan sesuai dengan kehendak Tuhan? Ketika kita mendengar seseorang bersaksi tentang kedatangan Tuhan, kita tidak memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan. Kita selalu ingin bertanya kepada pendeta dan penatua apa pendapat mereka, dan melihat penilaian pemerintah PKT. Bisakah kita menyambut kembalinya Tuhan dengan melakukan ini? Pikirkan tentang penganut Yahudi, ketika mereka mendengar jalan pertobatan yang diungkapkan oleh Tuhan Yesus, mereka hanya memperhatikan penilaian dari pemimpin agama Farisi. Ketika orang Farisi menghakimi bahwa Tuhan Yesus adalah putra seorang tukang kayu dan bahwa Dia bukan Mesias yang akan datang, mereka dengan membabi buta mendengarkan dan mengikuti orang Farisi. Ketika orang-orang Farisi bergabung dengan pemerintah Romawi untuk memakukan Tuhan Yesus di atas kayu salib, orang-orang percaya Yahudi juga berteriak bahwa Tuhan Yesus harus disalibkan sampai mati. Akhirnya, mereka mengikuti para pemimpin agama dan pemerintah Romawi untuk melakukan kejahatan bersama-sama dan telah menjadi orang yang menentang Tuhan, sehingga kehilangan keselamatan Tuhan selama-lamanya. Ini menggenapi nubuat dalam Alkitab: “Umat-Ku hancur karena kurangnya pengetahuan” (Hosea 4:6). “Tetapi orang bodoh mati karena kekurangan hikmat” (Amsal 10:21). Jadi sekarang ini, apakah kita juga ingin mengikuti jejak orang Yahudi? Ketika kita menyelidiki jalan yang benar, kita harus belajar dari kegagalan orang-orang percaya Yahudi dan memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan berdasarkan firman Tuhan Yesus. Dengan cara ini, kita tidak akan kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan. Selama kita bisa yakin bahwa yang diungkapkan adalah kebenaran dan suara Tuhan, kita harus mengikuti-Nya dengan teguh. Ini adalah penerapan yang benar dalam menyelidiki jalan yang benar.

Saat ini, hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa di seluruh dunia yang secara terbuka bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali. Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan jutaan kata kebenaran. Atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, Tuhan telah melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, dan menunjukkan kepada manusia cara-cara untuk melepaskan diri dari dosa, sehingga manusia benar-benar bebas dari belenggu dosa untuk mencapai kesucian dan perubahan. Tuhan Yang Mahakuasa juga telah mengungkapkan misteri dan pekerjaan yang telah Tuhan lakukan sejak penciptaan dunia kepada manusia. Seperti misteri rencana pengelolaan Tuhan selama enam ribu tahun, misteri inkarnasi Tuhan, misteri nama Tuhan, dan kisah sebenarnya di balik tiga tahap pekerjaan Tuhan, bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman pada akhir zaman, makna melakukan pekerjaan penghakiman dan hasil apa yang akan dicapai, dan bagaimana Tuhan menyempurnakan para pemenang, bagaimana kerajaan Tuhan terwujud di bumi, dan Tuhan juga menubuatkan tentang keindahan Kerajaan Seribu Tahun, dll. Tuhan juga menunjukkan jalan kepada orang cara-cara mencapai perubahan dan penyucian watak dalam kepercayaan orang kepada Tuhan. Selain itu, Tuhan Yang Mahakuasa juga menyingkapkan akar dosa dan penentangan kita kepada Tuhan, sepenuhnya menelanjangi watak iblis seperti kesombongan dan keangkuhan, serta keegoisan dan kekejian dalam diri kita, sehingga kita dapat memahami bahwa sifat diri kita semata-mata adalah sifat iblis, melihat dengan jelas bahwa apa yang kita jalani semuanya adalah keserupaan iblis, dan dengan demikian menghasilkan pertobatan sejati, bersedia menerima penghakiman dan hajaran Tuhan, hidup dengan mengandalkan firman Tuhan, dan berangsur-angsur melepaskan diri dari belenggu dan kendali watak rusak iblis. Dengan ini, sifat berdosa manusia akan diberantas dari akarnya. Semua kebenaran yang berkaitan dengan pekerjaan Tuhan dan kerajaan Tuhan, serta keselamatan dan kesucian, dibawa kepada kita oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Inilah yang Tuhan Yesus katakan sebagai kebenaran yang belum diberikan kepada kita di Zaman Kasih Karunia. Ini secara persis menggenapi nubuat Tuhan Yesus: “Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu” (Yohanes 16:12-13). “Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman” (Yohanes 12:47-48). “Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran” (Yohanes 17:17).

Saat ini, sebagian besar kata-kata yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa dicatat dalam buku yang berjudul “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa dan diterbitkan di Internet agar orang-orang dari seluruh dunia dapat menyelidiki jalan ini. Ada banyak yang haus akan penampakan Tuhan telah kembali di bawah nama Tuhan Yang Mahakuasa. Orang-orang yang kembali kepada Tuhan Yang Mahakuasa ini, sama seperti orang-orang yang mengikuti Tuhan Yesus pada zaman itu, mereka semua berfokus mendengarkan suara Tuhan, daripada berfokus mendengarkan penilaian para pendeta dan penatua agama serta pemerintah PKT. Dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, mereka menyadari bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah suara Tuhan, bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, memiliki otoritas dan kekuasaan, dapat membuka misteri kebenaran, dapat menyucikan manusia dan mengubah manusia, sehingga memperoleh kepastian bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah kedatangan Tuhan Yesus dan menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa. Oleh karena itu, setelah mereka menegaskan bahwa itu adalah jalan yang benar, tidak peduli berapa banyak rumor yang ada di luar dunia dan tidak peduli berapa banyak penganiayaan dan hambatan yang mereka hadapi, mereka dengan teguh mengikuti Tuhan sampai akhir, dan akhirnya memberikan kesaksian yang gemilang kepada Tuhan. Ada sebagian orang yang telah dibentuk menjadi pemenang oleh Tuhan, dan mereka adalah gadis bijaksana yang menyambut Tuhan sebelum bencana. Sekarang pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman akan berakhir, hal mendesak yang perlu kita lakukan adalah berfokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut kedatangan kembali Tuhan. Ini adalah gadis yang bijaksana. Tuhan Yang Mahakuasa memperingatkan kita: “Aku mendorong orang dari segala bangsa, negara, dan bahkan industri untuk mendengarkan suara Tuhan, untuk mengamati pekerjaan Tuhan, untuk memperhatikan nasib umat manusia. Dengan demikian, Tuhan menjadi yang paling kudus, paling terhormat, paling tinggi, dan satu-satunya Tuhan yang disembah di tengah-tengah umat manusia, dan membuat seluruh umat manusia dapat hidup dalam berkat Tuhan, seperti keturunan Abraham hidup dalam janji Yahweh, dan seperti Adam dan Hawa, yang pada mulanya diciptakan oleh Tuhan, hidup di dalam Taman Eden.” “Pekerjaan Tuhan itu bagaikan gelombang yang membubung dengan dahsyatnya. Tak ada seorang pun yang dapat menahan-Nya, dan tak ada seorang pun yang dapat menghentikan gerak langkah-Nya. Hanya orang yang baik-baik mendengarkan firman-Nya, mencari dan haus akan Ia, yang dapat mengikuti gerak langkah-Nya dan menerima janji-Nya. Orang-orang yang tidak melakukannya akan dihadapkan pada bencana yang dahsyat dan hukuman yang pantas.”

Saat ini, bencana di seluruh dunia melanda tanpa henti. Malapetaka-malapetaka akan turun ke bumi tidak lama lagi. Jika kita tidak berfokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan, tetapi menolak dan mengutuk pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, kita akan ditolak dan disingkirkan oleh Tuhan, dan pada akhirnya hanya akan menangis dan mengertakkan gigi dalam bencana. Ini adalah akibat dari tidak mendengarkan suara Tuhan dan hanya mendengarkan perkataan manusia serta iblis dalam menyelidiki jalan yang benar. Setelah memahami ini, apakah kita ingin menjadi gadis bijaksana yang mendengarkan suara Tuhan atau mengikuti jejak orang Yahudi yang bodoh dan keras kepala? Ini tergantung pada pilihan individu.