Renungan Harian

Hari-hari Nuh muncul kembali, dan Anak Manusia telah muncul

Rekomendasi:Bencana sering terjadi sekarang. Banyak orang Kristen merasa bahwa ini adalah tanda kedatangan Tuhan Yesus, mungkinkah Tuhan Yesus sudah kembali? Artikel ini akan membantu kita untuk menemukan jawabannya!


Tuhan Yesus berkata: “Tetapi sama seperti pada zaman Nuh, begitu juga saat kedatangan Anak Manusia.” (Matius 24:37).
Di zaman ketika Nuh membangun bahtera, umat manusia menjauh dari Tuhan , melupakan perintah Tuhan, mendambakan kesenangan daging, menjadi tidak bermoral, dan melakukan segala kejahatan. Pada akhirnya, Tuhan menjatuhkan air bah dan menghancurkan umat manusia yang jahat.
Di dunia sekarang ini, orang menyanjung kejahatan dan rakus akan kenikmatan dosa. Bahkan orang yang percaya kepada Tuhan hidup dalam dosa dan tidak berpikir itu adalah dosa. Fenomena ini hanya menunjukkan bahwa ketika kejahatan umat manusia dirusak hingga puncaknya pada akhir zaman ini, “Anak Manusia” akan datang, yaitu Tuhan akan datang kembali. Istilah “Anak Manusia” mengacu pada orang yang dilahirkan dari manusia dan memiliki sifat kemanusiaan yang normal. Jika Dia adalah tubuh roh, Dia tidak bisa disebut sebagai “Anak Manusia”. Tuhan Yesus yang berinkarnasi disebut Anak Manusia dan Kristus karena Dia adalah daging yang dikenakan oleh Roh Tuhan dan hidup di antara manusia. Oleh karena itu, “kedatangan Anak Manusia” yang disebutkan oleh Tuhan Yesus mengacu pada inkarnasi kedatangan kembali Tuhan di akhir zaman.

Tuhan berfirman: “Tuhan berinkarnasi di daratan Tiongkok, yang disebut oleh rekan-rekan sebangsa di Hong Kong dan Taiwan sebagai daerah pedalaman. Ketika Tuhan datang dari atas ke bumi, tidak seorang pun di surga dan bumi mengetahui tentang hal itu, karena inilah arti yang sesungguhnya dari Tuhan yang datang kembali secara tersembunyi. Dia telah bekerja dan hidup sebagai manusia untuk waktu yang lama, tetapi tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang hal itu. Bahkan sampai hari ini, tidak seorang pun mengenali-Nya. Mungkin ini akan tetap menjadi teka-teki yang abadi. Kedatangan Tuhan sebagai manusia kali ini bukanlah sesuatu yang bisa disadari oleh siapa saja. Tidak peduli seberapa besar dan kuatnya pekerjaan Roh, Tuhan selalu tetap tenang, tidak pernah menunjukkan perasaan-Nya yang tersembunyi. Orang bisa saja mengatakan seolah-olah tahap pekerjaan-Nya ini sedang berlangsung di alam surgawi. Meskipun hal itu sangat jelas bagi semua orang, tidak seorang pun mengenalinya. Ketika Tuhan menyelesaikan tahap pekerjaan-Nya ini, semua orang akan terbangun dari mimpi panjang mereka dan mengubah sikap mereka di masa lalu…… Pada waktu fajar menyingsing, tanpa sepengetahuan siapa pun, Tuhan datang ke bumi dan memulai kehidupan-Nya dalam rupa manusia. Manusia tidak menyadari momen ini. Mungkin mereka semua sedang tertidur pulas, mungkin banyak yang terjaga dengan waspada sambil menunggu, dan mungkin banyak yang sedang berdoa dalam hati kepada Tuhan yang di surga. Namun di antara sekian banyak orang ini, tidak seorang pun mengetahui bahwa Tuhan telah tiba di bumi. Tuhan bekerja dengan cara ini agar lebih lancar melakukan pekerjaan-Nya dan mencapai hasil yang lebih baik, dan hal itu juga dimaksudkan untuk menghindari lebih banyak pencobaan. Ketika aktivitas tidur manusia di musim semi berakhir, pekerjaan Tuhan telah lama selesai dan Dia akan pergi, mengakhiri kehidupan pengembaraan dan masa tinggal-Nya yang singkat di bumi.”

Lanjutkan membaca “Hari-hari Nuh muncul kembali, dan Anak Manusia telah muncul”
Renungan Harian

Refleksikan Kristiani: Ketika bencana melanda, hal terpenting apa yang harus dikejar?

Rekomendasi:Apakah Anda masih menunggu Tuhan Yesus datang di atas awan? Sebenarnya Tuhan Yesus telah kembali! Tanda-tanda kedatangan Tuhan ini dapat membuat kita mengkonfirmasi fakta bahwa Tuhan Yesus sudah kembali.


Wabah meletus kedua kali lagi. Menurut laporan berita, kasus terinfeksi di Indonesia telah melambung tinggi lebih dari 3.000 kasus dalam satu hari. Jumlah ini hanya adalah nomor yang telah terdeteksi, tetapi tidak ada yang tahu berapa banyak kasus yang belum terdeteksi. Selain itu, kasus dan kematian yang terkonfirmasi di seluruh dunia juga semakin meninggi. Ketika memikirkan orang-orang yang meninggal dalam wabah ini, tidak peduli seberapa kaya dan berkuasa mereka, mereka tidak dapat bertahan hidup dalam bencana. Selain wabah, bencana seperti banjir, gempa bumi, dan letusan gunung berapi di berbagai negara juga terus-menerus terjadi, yang menyebabkan banyak orang yang meninggal akibat bencana tersebut. Hal ini tidak hanya membuat kita berefleksi bahwa banyak orang yang selalu percaya bahwa memiliki uang adalah hal yang paling penting, oleh karena itu mereka menghabiskan banyak waktu untuk menghasilkan uang, akan tetapi dalam menghadapi bencana, bahkan jika memiliki banyak uang, mereka tidak dapat membeli kehidupan. Oleh karena itu, pengejaran apa yang paling penting bagi kita? Yang membiarkan kita mendapat kehidupan yang sejati?
Tuhan berfirman: “Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan.”
“Apakah dari tampilan luarnya firman yang dinyatakan Tuhan itu sederhana ataukah mendalam, semua ini adalah kebenaran yang sangat diperlukan manusia saat ia memasuki kehidupan; firman tersebut adalah sumber air kehidupan yang memungkinkannya bertahan hidup baik secara roh maupun daging. Firman tersebut menyediakan apa yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup; dogma dan kepercayaan untuk menjalani kehidupannya sehari-hari; jalan, sasaran, dan arah yang harus ia lalui untuk mendapatkan keselamatan; setiap kebenaran yang harus ia miliki sebagai makhluk ciptaan di hadapan Tuhan; dan setiap kebenaran tentang bagaimana manusia menaati dan menyembah Tuhan. Firman tersebut adalah penjamin yang memastikan keberlangsungan hidup manusia, juga merupakan roti untuk makanan sehari-sehari manusia, serta penopang kokoh yang memampukan manusia untuk menjadi kuat dan berdiri tegak. Firman tersebut kaya akan kebenaran tentang kemanusiaan normal sebagaimana dihidupi oleh manusia ciptaan, kaya akan kebenaran yang oleh karenanya manusia bebas dari kerusakan dan terelak dari jerat Iblis, kaya akan pengajaran tanpa henti, nasihat, dorongan, dan penghiburan yang diberikan Sang Pencipta kepada manusia ciptaan. Firman tersebut adalah menara yang membimbing dan mencerahkan manusia untuk memahami segala hal yang positif, jaminan yang memastikan bahwa manusia akan hidup dan memiliki segala hal yang benar dan baik, tolak ukur yang digunakan untuk mengukur orang-orang, peristiwa-peristiwa, dan benda-benda, dan juga penanda navigasi yang memimpin manusia kepada keselamatan dan jalan terang.” “Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan.”
Saudara dan saudari, setelah membaca firman Tuhan, tahukah Anda jawabannya? Anda dapat mengetikkan jawaban Anda di area komentar, dan kita semua dapat berkomunikasi dan berdiskusi bersama.

Renungan Harian

Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus berharap kita bisa masuk kerajaan surga dan memiliki hidup yang kekal, tidak jatuh ke neraka, tapi orang seperti apa yang bisa masuk kerajaan surga? Anda mungkin berkata bahwa kita telah menerima keselamatan Tuhan Yesus, dan dosa-dosa kita diampuni, serta kita telah diselamatkan oleh kasih karunia, jadi kita bisa masuk kerajaan surga. Tetapi dalam kehidupan nyata, kita masih sering marah dan mengungkapkan darah dan daging serta kita bisa berbohong dan berbuat dosa untuk keuntungan diri sendiri, dan bahkan kita juga bisa mengungkapkan keegoisan, keserakahan, dan lain-lain. Tuhan itu suci, jadi apakah orang yang seperti kita benar-benar dapat masuk ke dalam kerajaan surga? Klik tautan untuk menonton video tersebut dan Anda akan menemukan jawabannya!

Rekomendasi:Fenomena kembalinya negara Israel, peperangan, gempa bumi, dll. membiarkan kita lihat bahwa tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus telah tergenapi. Untuk memahami lebih lanjut tentang nubuat-nubuat kedatangan Tuhan, silakan baca artikel yang berjudul “5 tanda kedatangan kembalinya Tuhan Yeses yang dinubuatkan dalam Alkitab telah digenapi”

Renungan Harian

Apakah Anda masih menunggu Tuhan Yesus datang di atas awan? Tapi tahukah Anda konsekuensinya jika selalu menunggu seperti ini?

Wahyu 1: 7 menubuatkan: “Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia. Jadilah demikian, Amin”. Mengapa ketika melihat Tuhan Yesus datang di atas awan, bukan seperti yang kita bayangkan menyambut Tuhan Yesus dengan sukacita, melainkan semua bangsa menangis dan meratap?
Karena kembalinya Tuhan Yesus di akhir zaman pertama-tama adalah berinkarnasi datang secara rahasia, dan mengungkapkan kebenaran untuk melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Mereka yang mencari dan menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman akan menerima penghakiman dan hajaran dari firman Tuhan serta disempurnakan sebagai pemenang oleh Tuhan sebelum bencana. Kemudian, Tuhan akan secara terbuka menampakkan diri kepada orang-orang di atas awan, dan mereka yang menentang dan mengutuk Tuhan selama waktu yang Tuhan bekerja secara rahasia akan dihukum oleh Tuhan dan akan jatuh ke dalam bencana dan menangis serta mengertakkan gigi. Jika kita menunggu Tuhan Yesus datang hanya dengan berdasarkan nubuatan Tuhan Yesus datang di atas awan, dan tidak mencari dan menyelidiki ketika mendengar seseorang menyaksikan kedatangan Tuhan secara rahasia, apa konsekuensinya?

Lanjutkan membaca “Apakah Anda masih menunggu Tuhan Yesus datang di atas awan? Tapi tahukah Anda konsekuensinya jika selalu menunggu seperti ini?”
Renungan Harian

Apa arti sebenarnya dari “Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu” dan misteri apa yang adanya?

Seorang teman yang benar-benar percaya kepada Tuhan mengirimi kami pesan setelah membaca banyak postingan di halaman khusus kami. Dia berkata bahwa dia sangat senang mengetahui begitu banyak kabar tentang kembalinya Tuhan Yesus, tetapi dia bingung lagi. Ayat Alkitab berkata: “Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu.” (Matius 24:36). Tidak seorang pun harus tahu kembalinya Tuhan Yesus, tetapi mengapa orang-orang di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa bersaksi bahwa Tuhan Yesus sudah kembali? Bagaimana kalian tahu? Sebenarnya, adakah yang tahu ketika Tuhan Yesus kembali, kita akan tahu jawabannya setelah membaca dua ayat ini. Nubuat Wahyu: “Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku” (Wahyu 3:20). Tuhan Yesus berkata: “Dan pada tengah malam terdengar teriakan: ‘Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya.'” (Matius 25:5-12). Dari sini, kita dapat melihat bahwa Tuhan datang di akhir zaman akan mengungkapkan firman-firman, dan mengetuk pintu kita serta dengan menggunakan orang untuk berteriak kepada kita bahwa “Mempelai laki-laki datang”, sehingga kita dapat keluar untuk menyambut Tuhan Yesus, ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus pasti akan memberi tahu orang-orang jika Dia kembali. Jika Tuhan Yesus tidak memberi tahu orang atau membiarkan orang tahu, maka kita tidak akan dapat menyambut Tuhan Yesus serta dapat masuk ke dalam kerajaan surga. Apa arti sebenarnya dari “Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu” dan misteri apa yang adanya? Klik pada artikel ini untuk segera membacanya, Anda dapat menyelesaikan kebingungan yang dalam hati Anda dan dapat menyambut Tuhan Yesus sesegera mungkin.

Lanjutkan membaca “Apa arti sebenarnya dari “Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu” dan misteri apa yang adanya?”
Renungan Harian

Kunci utama untuk menyambut kembalinya Tuhan Yesus adalah mendengar suara Tuhan


Tuhan Yesus berkata: “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku” (Yohanes 10:27). “Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku” (Wahyu 3:20). Di akhir zaman, Tuhan Yesus sudah kembali dan telah mengungkapkan jutaan kata untuk menemukan domba-domba-Nya melalui firman-Nya. Jika kita ingin menyambut Tuhan Yesus, kuncinya adalah mendengar suara Tuhan. Bagaimana kita mengenali suara Tuhan?
Sebenarnya, firman Tuhan memiliki karakteristik yang jelas, yaitu firman Tuhan adalah kebenaran, yang memiliki otoritas dan kuasa, dan orang yang memiliki hati dan roh dapat mengenali bahwa itu adalah suara Tuhan dari ciri-ciri firman Tuhan. Sama seperti Petrus, Natanael, dan wanita Samaria pada saat itu, mereka dapat mengenali Tuhan adalah Mesias yang akan datang melalui berbicara dengan Tuhan Yesus, dan akhirnya mereka mengikuti-Nya . Mari kita membaca paragraf firman Tuhan Yang Mahakuasa untuk melihat apakah kata-kata ini adalah kebenaran, adalah suara Tuhan.
Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: “Di seluruh alam semesta, Aku sedang melakukan pekerjaan-Ku, dan di Timur, guruh menggelegar tanpa henti, mengguncangkan semua bangsa dan denominasi. Suara-Kulah yang membawa semua manusia ke dalam masa sekarang. Aku akan membuat semua manusia ditaklukkan oleh suara-Ku, masuk ke dalam aliran ini, dan tunduk di hadapan-Ku, sebab sudah sejak lama Aku mengambil kembali kemuliaan-Ku dari seluruh bumi dan menyatakannya sekali lagi di Timur. Siapakah yang tak rindu melihat kemuliaan-Ku? Siapakah yang tak harap cemas menantikan kedatangan-Ku kembali? Siapakah yang tidak haus akan penampakan-Ku kembali? Siapakah yang tidak mendambakan keindahan-Ku? Siapakah yang tak mau datang pada terang? Siapakah yang tak mau melihat kekayaan Kanaan? Siapakah yang tak merindukan kembalinya Sang Penebus? Siapakah yang tak memuja Yang Mahakuasa? Suara-Ku akan menyebar ke seluruh bumi; Ketika melihat umat pilihan-Ku, Aku ingin berbicara lebih banyak kepada mereka. Seperti guruh hebat yang menggoncangkan gunung-gunung dan sungai-sungai, Aku mengucapkan firman-Ku kepada seluruh alam semesta dan umat manusia. Oleh karena itulah, firman yang keluar dari mulut-Ku telah menjadi kekayaan manusia, dan semua manusia menghargai firman-Ku. Kilat memancar dari Timur terus sampai ke Barat. Firman-Ku begitu berharga sampai-sampai manusia enggan melepaskannya dan pada saat yang sama mendapati bahwa firman itu tak terselami, tetapi semakin bersuka di dalamnya. Seperti bayi yang baru lahir, semua orang bergembira dan bersukacita, merayakan kedatangan-Ku. Dengan suara-Ku, Aku akan membawa semua manusia ke hadapan-Ku. Sejak saat itu, Aku resmi masuk ke dalam ras manusia supaya mereka datang menyembah-Ku. Dengan kemuliaan yang Aku pancarkan dan firman dalam mulut-Ku, Aku akan menjadikannya sedemikian rupa sehingga semua manusia datang ke hadapan-Ku dan melihat kilat yang menyambar dari Timur dan melihat bahwa Aku juga telah turun ke “Bukit Zaitun” di Timur. Mereka akan melihat bahwa Aku sudah lama ada di bumi, bukan lagi sebagai Anak Orang Yahudi, tetapi sebagai Kilat dari Timur. Karena Aku telah lama bangkit, dan telah beranjak dari tengah-tengah umat manusia, lalu menampakkan diri lagi dengan kemuliaan di antara manusia. Akulah Dia yang disembah berabad-abad lamanya sebelum saat ini, dan Aku juga bayi yang ditelantarkan orang Israel berabad-abad sebelum saat ini. Terlebih lagi, Akulah Tuhan Yang Mahakuasa dan penuh kemuliaan di zaman sekarang ini! Biarlah semua orang datang ke hadapan takhta-Ku dan melihat wajah kemuliaan-Ku, mendengar suara-Ku, dan memandang pada perbuatan-perbuatan-Ku. Inilah keseluruhan kehendak-Ku. Inilah akhir dan puncak rencana-Ku, dan juga tujuan pengelolaan-Ku. Biarlah setiap bangsa menyembah-Ku, setiap lidah mengakui Aku, setiap manusia memercayai-Ku, dan setiap umat tunduk kepada-Ku!”
Setelah membaca kata-kata ini, dapatkah kita merasakan bahwa kata-kata ini memiliki otoritas dan kuasa? Kecuali Tuhan sendiri, siapa yang dapat berdiri di posisi Sang Pencipta dan berbicara kepada seluruh umat manusia? Siapakah yang dapat mengungkapkan kerinduan mendalam kita agar Tuhan Yesus datang? Tidak ada yang bisa melakukannya, dan domba Tuhan dapat yakin bahwa itu adalah suara Tuhan melalui membacanya dengan hati-hati.
Saudara dan saudari, setelah membaca posting ini, sudahkah Anda menemukan cara untuk mendengar suara Tuhan? Anda dipersilakan menuliskan perasaan Anda, jika Anda ingin mendengar lebih banyak suara Tuhan untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus, Anda dapat menghubungi kami melalui messenger.

Rekomendasi:Bencana sering terjadi, dan kita semua dengan cemas berharap bahwa Tuhan akan datang kembali untuk membawa kita ke kerajaan surga. Artikel yang tentang tanda-tanda Tuhan akan datang, memberi tahu kita bahwa Tuhan Yesus telah kembali. Silakan membaca artikel untuk konten yang lebih banyak.

Renungan Harian

Ketika kita melihat berbagai bencana sering terjadi, itu menunjukkan bahwa Tuhan telah datang di antara kita!

Setiap hari, di sekeliling kita pasti ada orang-orang yang meninggal karena diinfeksi wabah, meskipun kita memakai masker dan mengambil tindakan pencegahan epidemi, kita tidak dapat memastikan bahwa kita akan benar-benar aman. Selain wabah yang sangat dahsyat tersebut, beberapa waktu lalu Indonesia juga mengalami bencana banjir, gempa bumi, dan letusan gunung berapi, di saat yang sama negara-negara di dunia juga menghadapi berbagai ancaman bencana. Banyak orang merasa takut dan juga bingung bahwa mengapa bencana terus terjadi, apa tandanya?

Mari kita lihat Matius 24: 3, murid-murid bertanya kepada Tuhan Yesus: “Dan ketika Dia duduk di Bukit Zaitun, murid-murid-Nya datang dan berbicara kepada-Nya secara pribadi: ‘Katakanlah kepada kami, kapankah hal-hal ini akan terjadi? Dan apakah tanda kedatangan-Mu, dan tanda kesudahan dunia?’ Tuhan Yesus menjawab mereka, “Karena bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan: dan akan ada kelaparan, wabah, dan gempa bumi, di berbagai tempat. Semua itu adalah awal dari penderitaan'” (Matius 24:8). Dapat dilihat darinya bahwa ketika kita melihat berbagai bencana sering terjadi, itu menunjukkan bahwa Tuhan telah datang di antara kita!
Saat ini di Internet, hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang telah menyaksikan kembalinya Tuhan Yesus, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi. Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Tuhan menampakkan diri dan bekerja di bumi selama hampir 30 tahun, pekerjaan-Nya dalam menyelamatkan manusia juga hampir berakhir, kita harus mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa dengan sesegera mungkin, agar kita dapat mengikuti jejak Anak Domba dan dapat menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Jika kita tidak mencari dan menyelidiki setelah mendengar injil kedatangan Tuhan Yesus, dan melewatkan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus, maka kita akan jatuh dalam bencana dan menangis serta mengertakkan gigi.
Seperti yang dikatakan Tuhan Yang Mahakuasa: “Pekerjaan Tuhan itu bagaikan gelombang yang membubung dengan dahsyatnya. Tak ada seorang pun yang dapat menahan-Nya, dan tak ada seorang pun yang dapat menghentikan gerak langkah-Nya. Hanya orang yang baik-baik mendengarkan firman-Nya, mencari dan haus akan Ia, yang dapat mengikuti gerak langkah-Nya dan menerima janji-Nya. Orang-orang yang tidak melakukannya akan dihadapkan pada bencana yang dahsyat dan hukuman yang pantas. “
Setelah membaca postingan, jika Anda ingin menyelidiki firman dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa dan menyambut kedatangan Juruselamat sesegera mungkin, Anda dapat menghubungi kami melalui jendela obrolan Messenger di bawah postingan tersebut, kami akan berkomunikasi dengan Anda secara online 24 jam. Jika Anda suka postingan ini, Anda juga dapat membagikannya dengan keluarga dan teman-teman Anda yang paling peduli, dan mengundang mereka bersama-sama untuk mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman.

Lanjutkan membaca “Ketika kita melihat berbagai bencana sering terjadi, itu menunjukkan bahwa Tuhan telah datang di antara kita!”
Kesaksian Kristen

Memahami Arti sebenarnya dari “Jangan Tambahkan” yang tercatat dalam Kitab Wahyu, dan akhirnya saya telah menyambut kembalinya Tuhan

Jepang Yanxi

“Jika ingin menyaksikan penampakan Tuhan, ingin mengikuti langkah kaki Tuhan, maka engkau sekalian harus pertama-tama meninggalkan gagasanmu sendiri. Engkau tidak boleh menuntut Tuhan melakukan ini atau itu, apalagi menempatkan-Nya dalam batas-batasmu sendiri dan membatasi-Nya dengan gagasan pribadimu. Akan tetapi, engkau sekalian harus bertanya bagaimana seharusnya engkau mencari jejak langkah Tuhan, bagaimana seharusnya menerima penampakan Tuhan, dan bagaimana harus berserah pada pekerjaan baru Tuhan; itulah yang manusia seharusnya lakukan. Oleh karena manusia itu bukan kebenaran, dan tidak memiliki kebenaran, manusia harus mencari, menerima, dan menaati.” Setiap kali saya menyanyikan lagu firman Tuhan “Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru”, saya selalu memikirkan pengalaman saya yang salah mengartikan ayat “jangan tambahkan atau kurangi”yang dicatatkan dalam kitab Wahyu, sehingga saya menolak pekerjaan akhir zaman Tuhan, dan hampir melewatkan keselamatan Tuhan di akhir zaman, lalu hati saya sangat bersalah dan menyesal.

Lanjutkan membaca “Memahami Arti sebenarnya dari “Jangan Tambahkan” yang tercatat dalam Kitab Wahyu, dan akhirnya saya telah menyambut kembalinya Tuhan”
Renungan Harian

Bisakah kita memasuki kerajaan surga jika kita memegang pada pandangan “Diselamatkan sekali berarti diselamatkan selamanya”

PertanyaanAlkitab mengatakan: “Sebab dengan hati, orang percaya kepada kebenaran; dan dengan mulut, pengakuan kepada keselamatan dibuat” (Roma 10:10). Kita sudah diselamatkan melalui iman kepada Yesus. Sekali diselamatkan, kita selamanya selamat. Saat Tuhan datang, kita pasti bisa masuk Kerajaan Surga.

Lanjutkan membaca “Bisakah kita memasuki kerajaan surga jika kita memegang pada pandangan “Diselamatkan sekali berarti diselamatkan selamanya””
Renungan Harian

Bagaimana Tuhan Yang Mahakuasa melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman?

Pertanyaan: Bagaimana Tuhan Yang Mahakuasa melakukan pekerjaan penghakiman-Nya di akhir zaman? Bagaimana Dia menghakimi manusia, menyucikan manusia, dan menyempurnakan manusia melalui firman-Nya? Ini adalah sesuatu yang sangat kita perlu ketahui. Jika kita memahami pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, maka kita dapat benar-benar mendengar suara Tuhan dan diangkat ke hadapan takhta Tuhan. Tolong beri tahu kami lebih detail!

Lanjutkan membaca “Bagaimana Tuhan Yang Mahakuasa melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman?”